CIAYUMAJAKUNING.ID – Berbagai prestasi telah di torehkan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar-Tuti Andriani meski belum genap satu tahun menjabat.
Capaian tersebut di tandai oleh pertumbuhan ekonomi yang kuat, perbaikan tata kelola fiskal, penurunan kemiskinan dan pembangunan fisik lainnya.
Berbagai prestai yang di raih, di antaranya:
Penghargaan untuk Bupati Kuningan
- Person of The Year 2025 (Top Government in Public Relations) dari Radar Cirebon Group
- TOP Pembina BUMD 2025 yang di gelar i-OTDA bekerja sama dengan Top Business
- Kabar Cirebon Awards 2025 kategori Visionary Leader of Accelerated Economic
Penghargaan Pemerintah Daerah
- Pinunjul Award 2025 Jabar yang di raih empat kali berturut-turut
- JDIH 2025 atas peningkatan kinerja Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum
- Peringkat II Pembangunan Daerah Jawa Barat 2025
- Empat penghargaan KTNA Jabar 2025 di sektor pertanian
- Ketahanan Pangan Award Jabar dengan dua kategori yakni GPM Terbaik dan Neraca Pangan Terbaik
- Penyelenggara PNS Berprestasi (PNSBP) terbaik tingkat provinsi
Prestasi ASN, Aparatur Daerah, dan Desa
- Menjuarai Anugerah PNS Berprestasi Jabar 2025 dan Kuningan sebagai penyelenggara terbaik
- Sekda Kuningan menerima Kabar Cirebon Awards 2025 kategori Regional Education Transformation Figure
- Kadisdukcapil Kuningan Yudi Nugraha meraih penghargaan dengan capaian kinerja terbaik tingkat provinsi
- Desa Jagara, Kecamatan Darma Peringkat I Lomba Desa Wisata Nusantara (LDWN) 2025
Tingkat Pengangguran Terbuka tahun 2025 di Kuningan turun menjadi 7,59 persen dari sebelumnya 7,78 persen.
Pertumbuhan ekonomi Kuningan Triwulan II 2025 tercatat sebesar 10,42 persen (year-on-year), tertinggi di Pulau Jawa.
Meski Triwulan III turun menjadi 9,11 persen, Kuningan tetap menjadi yang terbaik kedua di Jawa Barat.
Pemkab mengalokasikan anggaran perbaikan jalan sebesar Rp53 miliar untuk 153 ruas jalan.
Serta Rp27 miliar untuk 250 titik perbaikan jalan lingkungan desa melalui Disperkimtan.
Program ini mencakup rehabilitasi drainase dan peningkatan aksesibilitas jalan desa.
Pemkab Kuningan berhasil melunasi tunda bayar sebesar Rp96,7 miliar lebih cepat dari jadwal.
Upaya peningkatan PAD di lakukan melalui pemanfaatan aset idle, lelang BMD yang tidak digunakan dan optimalisasi sewa aset daerah.
Berdasarkan data Statistik yang di rilis BPS Jabar, Kuningan berhasil memperbaiki peringkat kemiskinan.
Tahun 2025, jumlah penduduk miskin Kuningan berjumlah 119.670 orang, turun 12.160 orang di bandingkan tahun 2024.
Persentase kemiskinan pun mencapai level terendah yakni 10,74 persen turun 1,14 poin di bandingkan tahun 2024.
Saat ini Kabupaten Kuningan hanya menyisakan satu desa blank spot seluler yakni Desa Gunungaci Kecamatan Subang.
Sepanjang 2025, layanan seluler telah di bangun di sembilan desa lainnya.
Disdukcapil Kuningan meraih kategori “Baik” dalam penilaian layanan oleh Kemendagri.
Pemkab Kuningan berkontribusi terhadap peningkatan produksi padi Jabar sebesar 10,2 juta ton GKG dan nasional 60,37 juta ton GKG.
Sepanjang 2025, di terima 337 unit alat dan mesin pertanian senilai Rp10 miliar. ***


