Pengurus DPD ADRI Jawa Barat Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan

3 Min Read

CIAYUMAJAKUNING.ID – Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Perkumpulan Ahli dan Dosen Republik Indonesia (DPD ADRI) Provinsi Jawa Barat periode 2026-2031 resmi dikukuhkan, Selasa (13/1/2026). Kegiatan pengukuhan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran pengurus pusat, akademisi, serta pimpinan perguruan tinggi.

Dalam pengukuhan tersebut, Prof. Dr. Euis Eti Rohaeti, MPd resmi dikukuhkan sebagai Ketua DPD ADRI Jawa Barat. Surat Keputusan (SK) kepengurusan dibacakan langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP ADRI, Prof. Dr. Hj. Eri Sarimanah, MPd, sementara prosesi pelantikan dilakukan oleh Ketua Umum DPP ADRI, Prof. Dr. H. Achmad Fathoni Rodli, MPd.

Rektor Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon, Prof. Dr. Achmad Faqih, SP, MM, menyampaikan apresiasi atas dilantiknya kepengurusan baru DPD ADRI Jawa Barat. Ia berharap kepengurusan periode 2026–2031 dapat membawa organisasi menjadi lebih bertanggung jawab, berintegritas, serta bermartabat.

“ADRI merupakan rumah besar para ahli dan dosen, sekaligus motor penggerak peningkatan mutu perguruan tinggi. Perannya sangat strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya kompetensi dosen sebagai pilar utama dalam mencetak generasi unggul,” ujar Prof. Faqih.

Menurutnya, ADRI tidak hanya berperan di lingkungan akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial yang besar. ADRI diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat serta menjadi mitra pemerintah dalam memberikan kajian akademik berbasis data dan keilmuan.

“Dengan demikian, ADRI dapat mendorong peningkatan literasi, potensi, dan kekayaan intelektual yang dimiliki Indonesia. ADRI juga bertanggung jawab menjaga integritas para dosen dan ahli,” tegasnya.

Prof. Faqih menambahkan, pengurus ADRI Jawa Barat ke depan diharapkan mampu mengembangkan kualitas dosen dan ahli melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi swasta maupun negeri, pemerintah daerah, serta masyarakat luas. Selain itu, ADRI juga didorong untuk memperkuat budaya riset yang berorientasi pada kebermanfaatan bagi masyarakat.

Sementara itu, mantan Ketua DPD ADRI Jawa Barat, Prof. Dr. Mukarto Siswoyo, MSi, menyatakan bahwa tongkat estafet kepemimpinan ADRI Jawa Barat kini resmi berpindah. Ia menekankan bahwa tugas utama ADRI adalah menjaga integritas akademik, mengawal profesionalisme, serta memastikan suara dosen tetap didengar oleh pemerintah.

“Saya nyatakan selesai dalam jabatan, tetapi tidak pernah selesai dalam pengabdian,” ujar Prof. Mukarto.

Ketua DPD ADRI Jawa Barat terpilih, Prof. Dr. Euis Eti Rohaeti, MPd, menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk meneguhkan komitmen bersama dalam berbagi gagasan demi peningkatan kualitas pendidikan dan pembangunan.

“Ilmu adalah cahaya menuju masa depan. Melalui riset dan pengabdian yang berkelanjutan, mari jadikan ADRI Jawa Barat sebagai peluang besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP ADRI, Prof. Dr. H. Achmad Fathoni Rodli, MPd, mengungkapkan bahwa ADRI telah menghasilkan berbagai produk akademik, termasuk 117 template pendukung kinerja dosen. Menurutnya, dosen merupakan tulang punggung rektor dalam membangun perguruan tinggi.

“Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang kuat dan harmonis antara rektor dan dosen dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Indonesia,” pungkasnya.

Share This Article