CIAYUMAJAKUNING.ID – Kadisporapar Kuningan Asep Budi Setiawan mengatakan perkembangan wisata di Kabupaten Kuningan khususnya di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) menunjukkan tren pertumbuhan yang pesat.
Kondisi tersebut mendorong Pemkab Kuningan untuk melakukan pembinaan teknis dalam tata kelola usaha kepariwisataan.
Menurutnya meningkatnya kunjungan wisatawan harus di sertai kolaborasi semua pihak guna mewujudkan ekosistem pariwisata yang nyaman, aman dan berkelanjutan.
Perkembangan pariwisata di Kuningan saat ini bergerak cepat seiring meningkatnya animo serta ragam minat wisatawan.
Kondisi itu, menuntut kesiapan pemda dalam menyiapkan sarana dan prasarana penunjang supaya kebutuhan wisatawan terpenuhi secara optimal.
“Perlu dukungan masyarakat, pelaku usaha, hingga organisasi kepariwisataan agar bergerak secara simultan,” ujar Asep, Rabu (13/01).
Menilik karakter sumber daya alam Kuningan, jenis usaha yang paling di minati adalah wisata alam.
Hal tersebut mendorong tumbuh kembangnya daya tarik wisata, sarana akomodasi, usaha kuliner hingga wisata minat di TNGC.
Pihaknya secara rutin melakukan monitoring, evaluasi, pembinaan teknis dalam mengelola usaha kepariwisataan.
Apabila ada yang belum berizin Asep menyarankan untuk menempuh proses perizinan sehingga memenuhi persyaratan teknis.
Pemkab Kuningan juga terus berupaya melengkapi sarana prasarana pendukung pariwisata.
Seperti penerangan jalan umum, perbaikan infrastruktur, pengelolaan lingkungan serta penataan persampahan.
Terkait usaha wisata yang berada di kawasan TNGC, ia menjelaskan proses perizinan serta pendapatan negara bukan pajak (PNBP) berada dalam kewenangan BTNGC.
“Meski demikian, kami tetap melakukan koordinasi,” pungkas Asep. ***


