CIAYUMAJAKUNING.ID – BPBD Indramayu mencatat sebanyak 2.411 jiwa terdampak dan 604 rumah terendam air dengan ketinggian bervairasi antara 30-60 cm akibat jebolnya tanggul Sungai Cimanuk serta limpasan air di beberapa wilayah.
Peristiwa ini terjadi akibat akibat intensitas hujan yang tinggi di wilayah hulu sehingga debit air Sungai Cimanuk meingkat pada Sabtu (24/01) dini hari.
Penurunan elevasi sungai secara struktural di tengarai juga jadi pemicu terjadinya banjir.
Rusaknya beberapa saluran pembuang memperburuk kondisi genangan di pemukiman warga.
Ada tiga kecamatan di Kabupaten Indramayu yang terdampak banjir yakni Kecamatan Kertasemaya, Jatibarang dan Kecamatan Lohbener.
Ada 7 unit fasilitas umum yang juga terendam dan sebanyak 48 warga di laporkan mengungsi di rumah kerabat dan tempat ibadah terdekat.
Menyikapi bencana tersebut, BPBD Indramayu bersama tim gabungan mendirikan sejumlah posko, tenda pengungsi serta dapur umum mini,
Sementara itu, DPUPR Indramayu dan BBWS Cimancis telah mengerahkan 4 unit ekskavator gun melakukan perbaikan darurat pada tanggul yang jebol.
Kalak BPBD Indramayu Dadang Oce Iskandar menekankan pentingnya kewaspadaan dini dan koordinasi antar lini, Senin (26/01).
Pihaknya memprioritaskan keselamatan warga dan pemenuhan kebutuhan dasar di lokasi pengungsian.
“Meskipun saat ini air mulai surut, kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan,” imbau Dadang. ***


