spot_img
Senin, Februari 9, 2026
More

    Proteksi Industri Lokal, Wawalkot Cirebon Temui Wamenperin RI

    CIAYUMAJAKUNING.ID – Wakil Wali Kota (Wawalkot) Cirebon Siti Farida Rosmawati melakukan audiensi khusus dengan Wakil Menteri (Wamen) Perindustrian RI Faisol Riza di Kantor Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Jakarta, Selasa (03/02).

    Pertemuan ini menjadi momentum penting menyelaraskan kebijakan daerah dengan program nasional guna mengakselerasi potensi industri di Kota Cirebon.

    Berdasarkan data Sistem Informasi Industri Nasional (SIINAS) tahun 2025, pertumbuhan sektor industri di Kota Cirebon menunjukkan angka yang signifikan.

    Tercatat sebanyak 2.312 unit Industri Kecil dan Menengah (IKM) aktif beroperasi yang di dukung oleh 35 industri skala menengah dan 17 industri skala besar.

    Angka ini mencerminkan dominasi sektor IKM sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan di wilayah Cirebon.

    Wawalkot Siti mengatakan pemda telah menjalankan berbagai langkah konkret mulai dari pemutakhiran data, pembinaan berkelanjutan hingga pengawasan izin usaha.

    Peningkatan kompetensi juga di lakukan via program Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) dan pelatihan dari Disperindag Jabar.

    “Pemkot Cirebon hadir melalui penyediaan ruang pamer strategis di Mall UKM untuk memastikan produk unggulan lokal kita bisa naik kelas,” ungkapnya.

    Siti menambahkan pihaknya juga aktif memfasilitasi promosi melalui kemitraan dan pameran baik lokal maupun nasional.

    “Hingga memberikan sosialisasi ekspor melalui skema imbal dagang,” ujarnya.

    Menurut Siti, tantangan di era digital memerlukan intervensi yang lebih dalam dari pemerintah pusat.

    Ia berharap Kemenperin dapat membawa berbagai program fasilitasi langsung ke Kota Cirebon.

    Terutama yang berkaitan dengan aspek legalitas dan perlindungan hak kekayaan intelektual bagi para perajin dan pengusaha lokal.

    Siti berharap dukungan Kemenperin supaya karya asli wong Cirebon tak mudah di klaim atau di palsukan di pasar e-commerce.

    “Kesadaran akan pentingnya legalitas ini harus kita bangun bersama,” tambahnya.

    Dengan integrasi program yang tepat, industri di Kota Cirebon di proyeksikan akan semakin tangguh dan mampu menembus pasar internasional.

    Sementara itu, Faisol Riza menegaskan pihaknya berkomitmen memberikan perhatian khusus bagi daerah yang bersemangat dalam membina industri lokal.

    Ia menilai Kota Cirebon memiliki potensi industri yang sangat besar dan tertata secara administratif.

    “Sinergi ini penting agar kebijakan yang kami miliki bisa di rasakan manfaatnya oleh para pelaku usaha di daerah,” ungkap Faisol. ***

    Berita Lainnya

    spot_img

    Related Stories