CIAYUMAJAKUNING.ID – Kabid Pengendalian dan Evaluasi Pendapatan Bapenda Kabupaten Cirebon Anne Sri Mulyani mengatakan masih ada kecamatan yang capaian pendapatan pajaknya jauh dari target.
“Meski ada juga kecamatan yang sudah melampaui target,” ujarnya saat rapat evaluasi, Rabu (17/06).
Untuk itu, Bapenda Kabupaten Cirebon terus berupaya melakukan optimalisasi capaian Pendapatan Asli Daerah.
Salah satunya dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang di rasa masih kurang maksimal.
Bapenda berupaya mendorong tercapainya target pendapatan sektor PBB-P2 di tahun 2026 yang berdasarkan data masih jauh dari target.
Anne mengatakan Pabedilan menjadi kecamatan tertinggi capaian pendapatan pajak dengan 52,49 persen.
“Secara total per tanggal 12 Juni, pendapatan PBB-P2 baru sebesar Rp16 miliar lebih atau sekitar 35 persen dari target yang ditentukan,” terangnya.
Terdapat beberapa kendala yang di hadapi dalam melakukan pengumpulan PBB-P2 dan kendala terbesar yakni kesadaran masyarakat.
“Waktu pembayaran yang menunggu panen juga menjadi kendala hingga sinkronisasi data warga yang sudah membayar pajak,” ujar Anne.
Ia juga menyampaikan saat ini pembayaran bisa melalui sistem sehingga keakuratan data bisa lebih di pertanggungjawabkan.
Anne pun menegaskan adanya komitmen dari para camat untuk menyelesaikan target pendapatan PBB-P2 hingga bulan Oktober mendatang.
“Camat menyatakan kesiapannya pada Bulan Oktober lunas 100 persen. Kita juga akan semaksimal mungkin untuk mencapai target pendapatan,” tutupnya. ***



