CIAYUMAJAKUNING.ID – Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang peka sosial sekaligus berwawasan global. Pada Rabu (4/2/2026), suasana Auditorium Kampus I UGJ tampak semarak saat ratusan mahasiswa secara resmi dilepas untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Reguler dan KKN Internasional Periode Februari 2026.
Acara pelepasan ini bukan sekadar seremoni akademik biasa. Kehadiran jajaran pimpinan yayasan, rektorat, mitra perbankan, hingga 15 perwakilan Bapperida dan para Camat dari wilayah Ciayumajakuning serta Brebes, menegaskan bahwa program ini adalah kolaborasi strategis antara akademisi dan pemerintah daerah.
Misi 35 Hari, Dari Desa ke Kancah Internasional
Dalam laporannya, Ketua Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) UGJ, Dr. Ipik Permana, S.IP., M.Si., CME., merinci sebaran pengabdian tahun ini. Sebanyak 620 mahasiswa akan terjun ke 34 desa/kelurahan di 14 kecamatan di wilayah Ciayumajakuning dan Brebes.
Namun yang mencuri perhatian adalah program KKN Internasional. Sebanyak 32 mahasiswa terpilih akan terbang ke Malaysia untuk mengabdi di dua kampus ternama, yaitu Universitas Utara Malaysia (Kedah) dan Universitas Sains Malaysia (Pulau Pinang).
“Ini adalah wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selama 35 hari ke depan, mahasiswa tidak hanya belajar, tapi menjadi motor penggerak solusi di tengah masyarakat, baik di level nasional maupun internasional,” ujar Dr. Ipik.
Rektor UGJ, Prof. Dr. Ir. H. Achmad Faqih, S.P., M.M., IPU., CIRR., memberikan suntikan semangat melalui sambutannya. Beliau menekankan bahwa KKN adalah laboratorium kehidupan yang sesungguhnya untuk mengasah empati dan kedewasaan.
“Mahasiswa harus mampu membaca potensi desa. Jangan hanya datang, tapi hadirkan ide kreatif dan inovatif yang bisa meringankan beban persoalan masyarakat,” tegas Prof. Achmad Faqih.
Khusus untuk peserta KKN Internasional, Rektor menitipkan pesan penting mengenai diplomasi budaya. Ia berharap para mahasiswa mampu menjadi duta bangsa yang membawa nama baik UGJ di kancah global.
Simbolisasi Pengabdian
Prosesi pelepasan mencapai puncaknya saat Rektor menyematkan atribut KKN kepada 12 perwakilan mahasiswa yang didampingi oleh camat dari masing-masing wilayah penempatan (Kuningan, Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Indramayu, dan Brebes).
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, laksanakan KKN ini dengan niat ibadah. Pastikan kehadiran kalian memberi manfaat nyata,” pungkas Rektor sembari melepas keberangkatan para peserta.
Dengan dimulainya periode KKN Februari 2026 ini, UGJ berharap dapat terus berkontribusi dalam pembangunan daerah sekaligus memperkuat jejaring internasional melalui aksi nyata para mahasiswanya.



