CIAYUMAJAKUNING.ID – Bupati Cirebon Imron Rosyadi menggelar aksi bersih-bersih pantai di Pantai Baro, Desa Gebang Mekar, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Selasa (10/02).
Kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi pemda dengan unsur Forkopimda, TNI, Polri dan elemen masyarakat.
“Dalam rangka mewujudkan lingkungan yang bersih dan asri,” ujarnya.
Imron pun mengajak seluruh masyarakat untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan, khususnya kawasan pesisir.
Kegiatan tersebut di laksanakan sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden RI terkait Gerakan Indonesia Asri.
Gerakan tersebut menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Persoalan sampah di kawasan pantai di nilai sebagian besar berasal dari aktivitas masyarakat.
Masyarakat di nilai belum sepenuhnya membuang sampah pada tempatnya sehingga terbawa aliran sungai dan menumpuk di pesisir laut.
“Ketika banjir, sampah itu terbawa dan akhirnya berkumpul di pantai,” kata Imron.
Ia berharap aksi bersih-bersih ini menjadi gerakan berkelanjutan yang di mulai dari lingkungan desa hingga kawasan pesisir.
Imron juga meminta peran aktif aparatur desa dan tokoh masyarakat untuk membina warga supaya lebih disiplin mengelola sampah.
“Serta menyediakan tempat pembuangan sampah yang memadai di setiap desa,” sambungnya.
“Kalau desa bersih, maka sungai bersih dan pantai pun akan bersih,” ujar Imron.
Ia lalu mengapresiasi Kodim 0620/Kabupaten Cirebon yang mempelopori kegiatan tersebut dengan mengerahkan personel lintas instansi.
Dandim 0620/Kabupaten Cirebon Letkol Inf Nizar Bachtiar mengatakan aksi bersih-bersih pantai melibatkan sekitar 300 orang.
Pembersihan di lakukan di area pantai sepanjang 2 km dengan volume sampah yang cukup besar dan di dominasi oleh sampah plastik.
Mengingat banyaknya tumpukan sampah, kegiatan tersebut tidak dapat di selesaikan dalam satu hari dan akan di lanjutkan secara bertahap.
“Kegiatan ini berkelanjutan sampai tumpukan sampah di kawasan pantai ini benar-benar bersih,” ujarnya.
Bahkan jika di perlukan, pihaknya akan menggunakan alat berat untuk menangani tumpukan sampah dengan volume besar. ***



