spot_img
Rabu, April 22, 2026
More

    Jadi Sorotan Kantor Dinas di Cirebon Gelar Dangdutan Saat Jam Kerja

    CIAYUMAJAKUNING.ID – Acara musik dangdut organ tunggal berbalut halalbihalal yang digelar Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Cirebon di halaman kantor dinas setempat menuai reaksi berbagai kalangan, Senin (30/3/2026).

    Pasalnya, suara sound system yang menggelegar sejak pagi hingga siang hari itu, dinilai menggangu aktivitas para ASN di dinas lainnya yang tidak jauh dari kantor DPPKBP3A, termasuk aktivitas para anggota dewan di gedung seberang yang sedang menggelar rapat paripurna.

    Acara halalbihalal dengan musik dangdut juga dikhawatirkan bukan hanya mengganggu pelayanan publik di 40 UPT, tapi juga di kantor dinas tersebut. Selain itu, juga dinilai tidak etis karena posisi kantor DPPKBP3A berada di lingkungan perkantoran Pemkab Cirebon dan digelar di hari pertama kerja.

    Ironisnya, kegiatan tersebut digelar di tengah gencarnya Pemkab Cirebon melakukan efesiensi anggaran. Menanggapi hal tersebut, Kepala BKPSDM Kabupaten Cirebon, Ade Nugroho Yuliarno mengaku tidak mengetahui adanya acara yang digelar DPPKBP3A ini.

    Namun, Ade mengaku mengaku sudah menegur dan memerintahkan Kepala DPPKBP3A menghentikan acara dangdutan di kantor tersebut. “Sudah saya perintahkan untuk berhenti. Kalau saja pak Sekda ada di tempat, mungkin dia akan datang langsung menghentikan acara musik dangdutnya,” ujar Ade.

    Usai mendapat teguran dari Kepala BKPSDM, alunan musik dangdut akhirnya dihentikan sekira pukul 10.45 WIB. Informasi terhimpun, acara dangdutan yang digelar sejak pukul 08.00 WIB itu bakal berlangsung hingga sore hari. Pantauan Suara Cirebon, sebagian pegawai memilih bubar setelah musik dihentikan.

    Saat dikonfirmasi, Kepala DPPKBPPPA, Indra Fitriani, mengaku gelaran acara halalbihalal yang dimeriahkan dengan sajian musik organ tunggal itu merupakan usulan dari jajarannya hingga di tingkat UPT. Di mana tujuannya adalah untuk mempererat tali silaturahmi setelah selesai Lebaran.

    Menurut Fitri, acara tersebut digelar usai apel pagi dan baru dilanjutkan dengan sajian musik dangdut pada pukul 09.00 WIB. “Itu juga hanya berlangsung sekitar lima lagu, pas Pak Ade (Kepala BKPSDM, red) telepon itu kita sudah berhenti. Acaranya juga (dijadwalkan, red) tidak sampai sore,” ujar Fitri.

    Ia memastikan, kegiatan tersebut tidak menggunakan anggaran dinas. Seluruh biaya yang muncul dari kegiatan tersebut berasal dari swadaya seluruh jajaran DPPKBP3A. Kendati demikian, ia mengaku salah karena telah lepas kontrol atas usulan dari bawahannya yang meminta penyelenggaraan halalbihalal dibalut dengan sajian musik dangdut.

    Fitri pun meminta maaf kepada pihak-pihak di sekitar perkantoran Pemkab Cirebon yang terganggu dengan acara tersebut. “Kesalahan saya tidak kontrol itu,” paparnya.

    Berita Lainnya

    spot_img

    Related Stories