spot_img
Sabtu, April 25, 2026
More

    Kota Cirebon Dorong Wisata di Sentra Usaha Bunga Dukuh Semar

    CIAYUMAJAKUNING.ID – Wakil Wali Kota (Wawalkot) Cirebon Siti Farida Rosmawati meninjau revitalisasi kawasan usaha bunga di Dukuh Semar sebagai relokasi pedagang dari kawasan Kalibaru, Selasa (06/04).

    Langkah ini sebagai upaya menata kawasan usaha sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

    Siti menegaskan peninjauan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya bersama para pedagang bunga.

    Ia ingin memastikan proses relokasi benar-benar memberikan kenyamanan dan keberlanjutan usaha.

    “Luas area relokasi sekitar 1.100 meter persegi dengan fasilitas 44 kios untuk para pedagang,” terang Wawalkot Siti.

    Ia mengatakan pihaknya berupaya supaya tidak ada pedagang yang tertinggal atau kehilangan ruang usaha akibat relokasi.

    “Dan alhamdulillah, mereka bisa menempati lokasi ini dengan lebih tertata,” ucap Siti.

    Terkait progres pembangunan, target di perkirakan rampung dalam waktu dua bulan.

    Pembangunan tersebut meliputi kios tertutup dan kios terbuka yang di sesuaikan dengan kebutuhan pedagang.

    Dukuh Semar tak hanya sebagai pusat usaha bunga tetapi juga sebagai kawasan yang terintegrasi dan memiliki daya tarik baru.

    Dari hasil komunikasi dengan para pedagang, mereka merasa senang karena kawasan tersebut lebih tertata.

    Bahkan bisa di kembangkan menjadi kawasan wisata sehingga berdampak juga pada pertumbuhan ekonomi wilayah sekitar.

    Pengembangan kawasan Dukuh Semar juga di arahkan ke kegiatan sosial dan spiritual.

    “Kita juga ingin menata kawasan lainnya menjadi wisata rohani dengan memanfaatkan keberadaan masjid yang sudah ada,” jelasnya.

    Wakil Ketua DPRD Harry Saputra Gani yang ikut meninjua juga menyampaikan dukungan Pemkot Cirebon dalam menata kawasan.

    Ia menilai program ini juga menghidupkan nilai sejarah dan budaya yang ada di Dukuh Semar.

    Menurut Harry, kawasan Dukuh Semar dapat di kembangkan menjadi ruang akulturasi budaya yang unik.

    Ia berharap kawasan ini juga menghadirkan pengalaman berbeda bagi pengunjung.

    Di kawasan tersebut, pihaknya bisa membangun konsep yang menyatukan perdagangan, ibadah, kuliner hingga akulturasi budaya.

    “Jadi orang datang tidak hanya membeli bunga, tetapi juga bisa beribadah, bersantai dan menikmati suasana yang khas,” ujar Harry.

    Konsep pengembangan kawasan yang terintegrasi ini di nilai akan memberikan dampak jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi lokal.

    Sekaligus memperkuat identitas kawasan Dukuh Semar sebagai destinasi baru di Kota Cirebon.

    “Revitalisasi ini menjadi contoh bagaimana penataan kota di lakukan dengan pendekatan yang lebih manusiawi, terencana dan berkelanjutan,” tutupnya. ***

    Berita Lainnya

    spot_img

    Related Stories