CIAYUMAJAKUNING.ID – Hari ini ini rupiah spot melemah 0,34 persen ke 17.385 per dolar AS.
Para pedagang banyak mengeluhkan harga-harga semakin naik dengan naiknya plastik dan dolar.
Banyak yang WA ke penulis “buh Mau gimana lagi Jer, Menengah Udah pada merosot, pada sulit semua, mau dibawa kemana nih kita.”
“Kelas menengah memang sangat tertekan… Termasuk yg saya alami Bung Jer… Tidak dapat bansos.”
“Terus di peras berbagai pungutan atas nama pajak… Karena di anggap mampu karena tinggalnya di rumah-rumah menengah…”
“Padahal rumah itu di peroleh ketika ekonomi normal dan mencari uang juga normal… Sekarang banyak orang miskin tinggalnya di rumah-rumah besar.”
Sedihnya, para pemilik kekuasaan kurang responsif akan hal ini.
Betul saat ini krisis dunia, katanya penghematan tetapi ada koleganya yang ulang tahun di rayakan juga sesama mitranya.
Katanya penghematan, kenapa tambah personil kemaren dalam gerbongnya, artinya harus ada anggaran extra yang dikeluarkan untuk personil baru.
Jadi di manakah penghematan dari pemilik kekuasaan?
Mbuh mau gimana lagi artinya kelas menengah sudah give up angkat tangan.
Penghematan harusnya dari atas dulu yang menjadi teladan.
Jika kelas menengah turun menjadi kelas miskin berarti pemimpin gagal dalam mensejahterakan warganya.
Kata Kong Hu Cu: “Rakyat adalah pokok dasar bangsa yang harus di sejahterakan.”
Oleh: Jeremy Huang Wijaya



