CIAYUMAJAKUNING.ID – Dalam rangka memperingati May Day Tahun 2026, ribuan buruh mengikuti kegiatan jalan santai di Jatiwangi Square, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Sabtu (30/05).
Ribuan buruh tersebut berasal dari berbagai perusahaan yang tergabung dalam delapan federasi serikat pekerja di Kabupaten Majalengka.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ajang silaturahmi antara pekerja, pemda dan dunia usaha dalam memperkuat hubungan industrial yang harmonis.
Berbagai hiburan dan hadiah menarik tersaji dalam acara tersebut dengan hadiah utama berupa satu unit sepeda motor.
Bupati Majalengka Eman Suherman menilai kegiatan itu menjadi bukti jika hubungan industrial di Majalengka berjalan dengan baik, sehat dan penuh semangat kebersamaan.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa tidak ada sekat, semua bersinergi membangun Majalengka yang lebih baik,” ujarnya.
Eman pun meminta hubungan industrial di Majalengka harus terus di jaga dan tetap harmonis tanpa prasangka serta saling curiga.
Ia menambahkan keberlangsungan investasi sangat penting karena berkaitan langsung dengan kesempatan kerja bagi puluhan ribu tenaga kerja di Majalengka.
“Dengan demikian lapangan pekerjaan akan semakin luas dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” tutur Eman.
Pemkab Majalengka juga berkomitmen untuk mewujudkan keadilan bagi para pencari kerja.

Salah satunya dengan menerbitkan surat edaran yang melarang praktik diskriminasi dalam proses penerimaan tenaga kerja.
“Semua warga harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk bekerja sesuai kemampuan dan kompetensinya,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Serikat Buruh Majalengka Edi Kustandi mengapresiasi Pemkab Majalengka yang terus membuka ruang dialog dengan kalangan pekerja.
Menurutnya, sejumlah perjuangan buruh selama ini, termasuk dorongan pembentukan perda yang berpihak kepada pekerja, sempat mengalami kendala.
Karena menunggu regulasi ketenagakerjaan yang lebih tinggi di tingkat nasional.
“Kami optimistis setelah terbitnya UU Ketenagakerjaan Oktober mendatang, pembahasan perda yang berpihak kepada buruh dapat kembali di lanjutkan,” ujar Edi.
Kordinator Serikat Buruh juga mengapresiasi langkah Bupati yang menerbitkan surat edaran terkait keseimbangan kesempatan kerja bagi laki-laki dan perempuan.
Kebijakan tersebut di nilai sebagai bentuk keberpihakan terhadap prinsip kesetaraan dan keadilan.
Karena saat ini mayoritas pekerja di Majalengka di dominasi oleh perempuan.
“Langkah ini menjadi angin segar bagi terciptanya kesempatan kerja yang lebih seimbang dan adil,” katanya.
May Day 2026 di Majalengka sendiri berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dengan menampilkan hiburan, jajanan UMKM dan operasi pasar murah. ***








