Pembenahan Infrastruktur Dasar Prioritas Kota Cirebon di 2026

2 Min Read

CIAYUMAJAKUNING.ID – Usai mengikuti rapat evaluasi APBD se-Jabar yang di pimpin Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM), Wali Kota Cirebon Effendi Edo berkomitmen menyelaraskan arah pembangunan daerah Kota Cirebon dengan kebijakan Pemprov Jabar.

Fokus utama dalam tahun anggaran 2026 akan di prioritaskan pada pembenahan infrastruktur dasar dan optimalisasi layanan publik.

KDM menjelaskan di tengah kondisi fiskal yang cukup menantang, setiap daerah wajib melakukan efisiensi ketat.

Penghematan di lakukan dengan memangkas pos belanja yang tidak mendesak seperti perjalanan dinas guna di alihkan ke sektor produktif.

​”Pembangunan harus memenuhi hak dasar rakyat. Kita fokuskan anggaran pada perbaikan jalan, drainase, trotoar hingga irigasi,” ujarnya di Gedung Pakuan, Kota Bandung.

KDM juga mewajibkan seluruh kepala daerah transparan soal anggaran dengan menyarankan memanfaatkan media sosial untuk ekspos APBD.

“Agar rakyat tahu dan percaya bahwa uang mereka kembali dalam bentuk pembangunan,” tuturnya.

​Menanggapi hal itu, Kepala BKD Kota Cirebon Mastara mengatakan Pemkot telah melaporkan kondisi keuangan secara transparan, termasuk Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA).

Untuk Kota Cirebon, SiLPA di RKUD sekitar Rp19 miliar yang terdiri dari Rp13 miliar SiLPA berhadapan dan Rp6 miliar SiLPA bebas.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan SiLPA bebas tersebut akan di alokasikan guna menangani pengelolaan lingkungan di Kota Cirebon.

​”SiLPA bebas ini akan kami fokuskan untuk penataan sampah, khususnya TPA Kopiluhur yang mendapatkan perhatian serius dari pusat,” ungkap Mastara.

Pihaknya ingin amanat dari Kementerian LH segera terealisasi demi kenyamanan warga Kota Cirebon.

Rapat koordinasi ini juga mendorong inovasi daerah dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui digitalisasi pajak dan retribusi. ***

Share This Article