CIAYUMAJAKUNING.ID – Suasana Kampus 1 Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) di Jalan Pemuda, Kota Cirebon, mendadak berubah menjadi lautan manusia pada Minggu (18/1/2026) pagi. Ribuan pelari dari berbagai daerah di Indonesia memadati kawasan kampus sejak matahari belum sepenuhnya meninggi, demi ambil bagian dalam ajang UGJ Run 2026.
Kegiatan lari bertajuk 6,5K Fun Run ini menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian perayaan Dies Natalis UGJ ke-65. Antusiasme peserta sudah terlihat sejak dini hari, dengan area start dipenuhi pelari yang mengenakan jersey resmi UGJ Run 2026, menciptakan pemandangan semarak penuh warna.
Sorak sorai pecah saat bendera start dikibarkan secara simbolis oleh Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ) bersama Rektor UGJ, menandai dimulainya perlombaan. Ribuan peserta pun berlari menyusuri rute sejauh 6,5 kilometer yang melintasi sejumlah ruas jalan ikonik di Kota Cirebon, disambut antusias warga yang memadati sisi jalan.
Rektor UGJ, Prof. Dr. Ir. H. Achmad Faqih, S.P., M.M., IPU., CIRR., menegaskan bahwa UGJ Run 2026 bukan sekadar ajang olahraga, melainkan ruang kebersamaan yang mempertemukan civitas akademika dengan masyarakat luas.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang berlari, tetapi tentang membangun kebersamaan, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan rasa memiliki antara UGJ dan masyarakat,” ujar Prof. Faqih.
Menurutnya, kesehatan jasmani dan rohani merupakan fondasi penting dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter. Melalui kegiatan semacam ini, UGJ ingin terus menanamkan nilai sportivitas, kebersamaan, serta gaya hidup sehat.
“Kami ingin UGJ hadir sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat,” tegasnya.
Dalam momentum Dies Natalis ke-65 ini, Prof. Faqih juga menegaskan komitmen UGJ untuk terus bertransformasi menuju perguruan tinggi unggul berdaya saing internasional. Berbagai program strategis terus dikembangkan, mulai dari peningkatan kualitas akademik, penguatan riset, hingga perluasan kerja sama global.
“Termasuk program magang mahasiswa di industri internasional. Semua ini kami siapkan untuk melahirkan lulusan yang tangguh, adaptif, dan siap bersaing di era global menuju Indonesia Emas 2045,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana UGJ Run 2026, Dr. Ipik Permana, S.IP., M.Si., mengungkapkan bahwa jumlah peserta tahun ini melampaui ekspektasi panitia. Hingga hari pelaksanaan, tercatat lebih dari 2.500 peserta resmi mengikuti kegiatan tersebut.
“Antusiasmenya luar biasa. Peserta tidak hanya berasal dari wilayah Ciayumajakuning, tetapi juga dari berbagai daerah seperti Padang, Semarang, Bandung, Tegal, hingga Ciamis. Bahkan, ada peserta yang sudah menginap di sekitar kampus sejak sehari sebelumnya demi bisa mengikuti UGJ Run 2026,” ungkapnya.
Ia menambahkan, konsep Fun Run yang diusung tahun ini merupakan inovasi dari panitia, setelah pada tahun-tahun sebelumnya UGJ sukses menggelar kegiatan fun walk. Perubahan konsep tersebut terbukti mampu menarik minat peserta dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, alumni, dosen, hingga masyarakat umum.
“Kami berharap UGJ Run 2026 tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga membawa dampak positif bagi citra UGJ sebagai kampus yang terbuka, inklusif, dan peduli terhadap gaya hidup sehat masyarakat,” pungkasnya.


