spot_img
Jumat, April 17, 2026
More

    Tekan Inflasi Ramadan 2026, Bupati Kuningan Kawal Distribusi Pangan Murah

    CIAYUMAJAKUNING.ID: Upaya pengendalian inflasi daerah jelang Ramadan dan Lebaran 2026 terus diperkuat. Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, memimpin langsung Gerakan Pangan Murah (GPM) Spesial Ramadan bertajuk DIRAHMATI (Diskon Ramadan Hemat Tahan Inflasi) di Desa Haurkuning Kecamatan Nusaherang Kabupaten Kuninga Jawa Barat, Selasa (24/2/2026).

    Langkah ini menjadi strategi konkret Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam menjaga stabilitas harga pangan sekaligus melindungi daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan selama Ramadan.

    Bupati Dian Rahmat Yanuar memantau distribusi komoditas, mengecek selisih harga dengan pasar umum, serta berdialog dengan warga guna memastikan intervensi berjalan efektif dan tepat sasaran.

    “Stabilitas harga pangan adalah prioritas. Pemerintah harus hadir memastikan pasokan cukup, distribusi lancar, dan harga tetap dalam kendali. Kita tidak boleh menunggu gejolak, tetapi harus bergerak lebih awal,” tegas Dian.

    Dian memastikan seluruh komoditas dijual di bawah harga pasar sebagai bentuk intervensi terukur tanpa mengganggu keseimbangan distribusi.

    Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan? Kabupaten Kuningan Wahyu Hidayah mengatakan, skema intervensi dirancang berbasis pemetaan kebutuhan serta potensi tekanan harga di tingkat lokal.

    “Tujuan kami menjaga stabilitas tanpa mendistorsi mekanisme pasar. Daya beli masyarakat harus diperkuat, tetapi ekosistem pelaku usaha dan petani tetap terlindungi,” ujarnya.

    Sejak pagi hari, warga Desa Haurkuning tampak antusias memanfaatkan Gerakan Pangan Murah.

    Sejumlah komoditas bahkan cepat terserap, menandakan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap harga pangan yang lebih terjangkau selama Ramadan.

    “Ini menjadi bagian dari rangkaian distribusi pangan murah di sejumlah titik di Kabupaten Kuningan selama periode Ramadan hingga Idulfitri 2026,” kata Wahyu.

    Melalui intervensi berbasis data dan pengawalan langsung pimpinan daerah, Pemkab Kuningan menempatkan stabilitas harga pangan sebagai agenda strategis dalam menjaga ketahanan ekonomi daerah serta mengendalikan inflasi menjelang hari besar keagamaan.

    Berita Lainnya

    spot_img

    Related Stories