spot_img
Minggu, Juni 14, 2026
More

    Ratusan Warga Serbu Sembako di Bawah Harga Pasar

    CIAYUMAJAKUNING.ID: Untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Polres Cirebon Kota menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Voli Kebon Pelok, Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Selasa (3/3/2026) sore.

    Kegiatan yang berlangsung pukul 15.00 hingga 16.30 WIB ini dipimpin langsung Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar dan dihadiri Irwasda Polda Jawa Barat Kombes Pol Benny Subandi, unsur Forkopimda, serta sejumlah instansi terkait.

    Kehadiran lintas sektor ini menjadi wujud sinergi dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat di kegiatan gerakan pasar murah saat Ramadan.

    Dalam GPM tersebut, berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasaran.

    Di antaranya beras SPHP kemasan 5 kilogram seharga Rp55.000, telur ayam Rp28.500 per kilogram, Minyak Kita Rp29.000 per 2 liter, daging sapi Rp120.000 per kilogram, serta daging ayam Rp34.000 per kilogram.

    Sejak sore hari, ratusan warga tampak antusias memadati lokasi kegiatan. Mereka mengaku terbantu dengan adanya sembako murah, terutama menjelang waktu berbuka puasa dan sahur yang biasanya diiringi lonjakan konsumsi rumah tangga.

    Lonjakan kebutuhan bahan pokok selama ramadan memang kerap memicu fluktuasi harga di pasaran. Karena itu, Gerakan Pangan Murah dinilai menjadi langkah konkret dalam menjaga keterjangkauan harga sekaligus memperkuat daya beli masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah.

    Tak hanya pasar sembako murah, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan bakti kesehatan gratis. Warga dapat memeriksakan tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga asam urat tanpa dipungut biaya.

    Layanan ini disambut baik, terutama oleh warga lanjut usia dan kelompok rentan yang ingin memastikan kondisi kesehatannya tetap prima selama menjalankan ibadah puasa.

    Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar menegaskan, Gerakan Pangan Murah merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir memberikan solusi nyata atas persoalan sosial ekonomi masyarakat.

    “Program ini bukan sekadar seremonial. Kami akan terus melakukan evaluasi dan berupaya melaksanakannya secara berkelanjutan dengan menggandeng instansi terkait, termasuk BULOG dan pemerintah daerah, agar distribusi pangan berjalan optimal,” ujarnya.

    Menurutnya, kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama dalam momentum Ramadan yang identik dengan peningkatan kebutuhan pokok.

    Tingginya partisipasi warga dalam kegiatan ini menjadi indikator kuat bahwa akses pangan terjangkau masih sangat dibutuhkan.

    Dengan adanya GPM, diharapkan masyarakat Kota Cirebon dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih tenang tanpa terbebani lonjakan harga bahan pokok.

    Berita Lainnya

    spot_img

    Related Stories