CIAYUMAJAKUNING.ID: Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon menyiapkan uang rupiah sebesar Rp3,89 triliun untuk memenuhi kebutuhan penukaran uang baru dan pengisian ATM selama periode Ramadan dan Idul Fitri 2026.
Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan kebutuhan uang kartal pada Ramadan dan Lebaran 2025 yang tercatat sebesar Rp3,09 triliun.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, Wihujeng Ayu Rengganis, mengatakan peningkatan uang yang disiapkan mencapai 25,8 persen dari realisasi kebutuhan penukaran tahun lalu.
“Jadi ini meningkat cukup banyak,” kata Ayu saat meninjau layanan penukaran uang rupiah baru terpadu di Grage City Mall, Senin (9/3/2026).
Menurutnya, peningkatan jumlah uang baru yang disiapkan tidak lepas dari tingginya antusiasme masyarakat menukarkan uang menjelang Hari Raya Idul Fitri. Selain itu, kondisi perekonomian yang terus tumbuh juga menjadi salah satu pertimbangan.
“Perkembangan ekonomi kita juga meningkat cukup pesat. Karena itu kami menyiapkan kebutuhan uang yang lebih banyak dibandingkan tahun 2025,” jelasnya.
Selain jumlah uang yang ditambah, batas maksimal penukaran uang bagi masyarakat juga meningkat. Tahun ini, satu orang dapat menukarkan uang hingga Rp5,3 juta, naik dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp4,8 juta.
Untuk mempermudah layanan, Bank Indonesia membuka penukaran uang melalui aplikasi PINTAR dalam dua periode, yakni 23 Februari hingga 13 Maret 2026.
Selama periode tersebut, tersedia 14.900 paket penukaran, dan seluruh kuota telah habis dipesan oleh masyarakat.
Bank Indonesia juga menyiapkan 99 titik layanan penukaran uang yang tersebar di wilayah Ciayumajakuning.
ayanan tersebut meliputi kas keliling, loket perbankan, hingga layanan penukaran terpadu guna memastikan kebutuhan uang baru masyarakat terpenuhi selama Ramadan dan menjelang Lebaran.



