spot_img
Selasa, Mei 12, 2026
More

    Kepemimpinan Nasional, LAN Gelar VKN II ke Kota Cirebon

    CIAYUMAJAKUNING.IDLembaga Administrasi Negara (LAN) menggelar agenda Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) tingkat II Angkatan II dengan berkunjung ke Kota Cirebon, Rabu (06/05).

    Kunjungan mereka di sambut oleh Sekda Kota Cirebon Iing Daiman di Balai Kota sebagai ruang dialog terbuka.

    Antara pengalaman praktik di daerah dengan perspektif kebijakan yang tengah di kembangkan dalam pendidikan kepemimpinan nasional.

    Sekda Iing menegaskan kehadiran para peserta PKN merupakan momentum penting untuk saling bertukar gagasan yang kontekstual dan aplikatif.

    Menurutnya, dinamika yang di hadapi pemerintah daerah saat ini menuntut pola pikir yang tidak lagi konvensional.

    “Kami memandang ini sebagai proses tukar menukar gagasan strategis antara praktisi di lapangan dengan para calon pemimpin nasional,” ujar Iing.

    Menurutnya, Kota Cirebon berperan sebagai simpul distribusi barang dan jasa serta pusat mobilitas antara Jawa Barat dan Jawa Tengah.

    Kondisi tersebut membawa konsekuensi pada tingginya tekanan demografis dan laju urbanisasi yang terus meningkat.

    Dengan laju pertumbuhan penduduk mencapai 1,69 persen per tahun, jelas Iing, tantangan yang di hadapi tidak lagi sekadar administratif.

    “Jauh lebih penting yakni bagaimana menciptakan tata kelola pemerintahan yang mampu merespons kebutuhan warga secara cepat dan presisi,” lanjutnya.

    Sementara itu, perwakilan rombongan dari LAN Iih Fahiha menyampaikan visitasi ini merupakan bagian dari pembelajaran tematik yang berfokus pada kepemimpinan adaptif.

    “Untuk mewujudkan organisasi publik yang resilient melalui manajemen risiko dan inovasi pelayanan publik,” sambungnya.

    Di Kota Cirebon, subtema yang di angkat tentang kepemimpinan adaptif memanfaatkan pelayanan publik sebagai instrumen penguatan ketahanan sosial dan kepercayaan.

    Iih menilai, dinamika pelayanan publik di Kota Cirebon mencerminkan kompleksitas yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran peserta PKN.

    Hal tersebut menjadi salah satu pertimbangan utama dalam penetapan Kota Cirebon sebagai lokus visitasi.

    “Menjadi indikator bahwa kota ini layak dijadikan lokus pembelajaran karena menghadirkan pengalaman nyata tentang bagaimana kebijakan di jalankan,” pungkasnya. ***

    Berita Lainnya

    spot_img

    Related Stories