spot_img
Jumat, Juni 5, 2026
More

    Kepengurusan PMI Kota Cirebon Periode 2026-2031 Dilantik 

    CIAYUMAJAKUNING.ID – Wali Kota Cirebon Effendi Edo dan Sekda Iing Daiman menghadiri pelantikan Dewan Kehormatan dan kepengurusan PMI Kota Cirebon periode 2026–2031 di Balai Kota Cirebon, Rabu (03/06).

    Menurut Wali Kota Edo pelantikan ini merupakan amanah besar untuk melayani masyarakat melalui kerja-kerja kemanusiaan yang nyata.

    “Saya berharap kepengurusan yang baru dapat segera melakukan konsolidasi, menyusun program kerja serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak,” ujarnya.

    Edo menilai tantangan yang di hadapi masyarakat kian kompleks.

    Selain kebutuhan pelayanan kesehatan, masyarakat juga di hadapkan pada berbagai risiko kedaruratan.

    Mulai dari bencana hidrometeorologi hingga kondisi darurat kesehatan yang membutuhkan respons cepat dan terkoordinasi.

    Karena itu, ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan Unit Donor Darah (UDD) PMI.

    Menurut Edo, kebutuhan darah di Kota Cirebon tidak hanya melayani warga kota, tetapi juga menjadi rujukan bagi masyarakat dii Ciayumajakuning.

    “PMI perlu terus memperluas jaringan pendonor aktif, meningkatkan sistem pelayanan yang modern serta memastikan informasi stok darah dapat di akses masyarakat secara cepat dan transparan,” katanya.

    Kesiapsiagaan menghadapi bencana juga menjadi perhatian utama.

    Wali Kota Edo meminta PMI terus memperkuat kapasitas relawan serta memastikan seluruh sumber daya dan logistik kebencanaan selalu siap di gunakan saat masyarakat membutuhkan.

    “Kecepatan respons dalam situasi darurat sering kali menjadi penentu keselamatan banyak orang,” tambahnya.

    Sementara itu, Ketua PMI Kota Cirebon Edial Sanif menegaskan PMI akan terus hadir di tengah masyarakat tanpa membedakan latar belakang tanpa pamrih.

    “Relawan PMI selalu berusaha hadir secepat mungkin ketika masyarakat membutuhkan bantuan. Bahkan dalam berbagai kejadian darurat,” ungkapnya.

    Menurut Edial, keberhasilan pelayanan kemanusiaan di capai melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah, relawan dan masyarakat.

    “Kami ingin berjalan bersama membangun kesehatan dan kemanusiaan di Kota Cirebon. Kami juga terbuka terhadap masukan dan pembinaan agar seluruh langkah yang kami ambil tetap berada pada koridor prinsip-prinsip kemanusiaan,” tuturnya. ***

    Berita Lainnya

    spot_img

    Related Stories