spot_img
Kamis, Juli 2, 2026
More

    Progres Revitalisasi Sungai Sukalila Kota Cirebon Capai 30 Persen

    CIAYUMAJAKUNING.IDPemkot Cirebon bersama BBWS Cimancis dan Kodam III/Siliwangi mempercepat revitalisasi kawasan Sungai Sukalila dengan melakukan peninjauan.

    Hingga pertengahan tahun 2026, progres fisik pekerjaan telah mencapai hampir 30 persen dan di targetkan rampung akhir 2026.

    Peninjauan di lakukan guna memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana sebagai upaya mewujudkan kawasan Sukalila sebagai ruang publik yang aman, tertata dan nyaman.

    Wali Kota Cirebon Effendi Edo mengatakan ia optimistis pekerjaan dapat di selesaikan sesuai target.

    “Sehingga kawasan Kali Sukalila dapat segera di manfaatkan masyarakat,” ujarnya.

    Selain itu, Edo juga menyinggung penataan sejumlah fasilitas pendukung, termasuk Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang berada di sekitar kawasan.

    Menurutnya, keberadaan TPS akan di tata secara bertahap supaya tidak mengganggu wajah baru Sukalila sebagai ruang publik.

    “Kami ingin kawasan ini benar-benar tertata. Untuk TPS akan kami rapikan bersama, termasuk yang berada di Kali Baru,” ujar Edo.

    Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan PT Pelindo supaya TPS nantinya dapat di pindahkan ke lokasi yang lebih tepat.

    “Selama proses penyiapan lokasi, pelayanan tetap berjalan. Tidak ada yang di hentikan, karena setiap penataan harus di sertai solusi,” jelas Edo.

    Kualitas air sungai juga menjadi perhatian dalam revitalisasi.

    BBWS akan memasang sistem penetral air di beberapa titik supaya kondisi sungai menjadi lebih bersih dan tidak lagi menimbulkan bau.

    “Harapannya air menjadi lebih jernih, bersih dan tidak berbau sehingga masyarakat semakin nyaman menikmati kawasan,” tambahnya.

    Revitalisasi Sukalila di harapkan tak hanya memperkuat fungsi pengendalian sumber daya air, tapi juga menghadirkan wajah baru Kota Cirebon yang lebih tertata, sehat dan ramah.

    Sementara itu, Kasatker OP SDA BBWS Cimancis Hendra Kurniawan menjelaskan pekerjaan saat ini masih di fokuskan pada pembangunan tanggul sebagai fondasi utama.

    “Usai pekerjaan di bagian bawah selesai, di lanjutkan dengan pembangunan pedestrian, jogging track, trotoar, pagar pengaman hingga lampu penerangan,” ujarnya.

    Desain revitalisasi juga memperhatikan aspek pemeliharaan sungai dalam jangka panjang.

    Akses bagi alat berat tetap di siapkan supaya proses normalisasi sungai dapat di lakukan secara berkala.

    Menurutnya selama 10 tahun terakhir, Sungai Sukalila tidak pernah mengalami luapan yang signifikan, baik saat musim hujan maupun rob.

    “Kami akan tetap menjaga fungsi pengendalian banjir melalui normalisasi rutin di bagian hilir,” ujar Hendra. ***

    Berita Lainnya

    spot_img

    Related Stories