Bangunan Liar di Bantaran Sungai Sukalila Kota Cirebon Dibongkar

2 Min Read

CIAYUMAJAKUNING.IDPemkot Cirebon membongkar bangunan liar di kawasan bantaran Sungai Sukalila dan Kalibaru yang selama ini di penuhi bangunan pedagang kaki lima (PKL), Senin (15/12).

Langkah ini di lakukan dalam upaya menata wajah kota supaya lebih tertib, aman dan nyaman bagi masyarakat.

Kawasan tersebut ke depan akan di bangun pedestrian, pemagaran dan taman sebagai ruang publik.

Penertiban berjalan tertib dan kondusif karean tidak terlepas dari pendekatan persuasif yang di lakukan pemkot.

Sejak jauh hari, Pemkot Cirebon telah menyampaikan peringatan pertama hingga ketiga kepada para pedagang.

Upaya tersebut membuahkan hasil, sebagian besar PKL telah membongkar lapaknya secara mandiri sebelum petugas turun ke lapangan.

Ratusan personel gabungan dari kepolisian, TNI, Satpol PP, Disdamkar, BPBD, Linmas dan Dishub turut di siagakan.

Selama proses penertiban, sejumlah ruas jalan menuju kawasan Sungai Sukalila dan Kalibaru ditutup sementara.

Penutupan di lakukan untuk mendukung mobilitas alat berat serta menghindari kepadatan lalu lintas.

Wali Kota Cirebon Effendi Edo mengapresiasi para pedagang yang telah kooperatif dan mendukung program pemerintah.

Ia berharap seluruh bangunan di kawasan Sukalila dan Kalibaru dapat di ratakan sesuai rencana dan prosesnya berjalan lancar.

“Alhamdulillah, pedagang bisa membongkar secara mandiri. Terima kasih atas kerja samanya,” ujar Edo.

Ia juga mengatakan sebagian PKL telah menempati lokasi baru yang di siapkan pemerintah, salah satunya di kawasan PGC.

“Memang di awal perpindahan mungkin masih sepi, tetapi kalau sudah ada peminatnya pasti akan ramai lagi,” tutur Edo.

Kepala DKUKMPP Kota Cirebon Iing Daiman menjelaskan pihaknya terus membuka ruang dialog dengan para pedagang dalam penertiban.

“Dari 44 pedagang, ketua dan perwakilannya menyampaikan keinginan relokasi di tempat terbuka dengan space yang representatif,” jelasnya.

Menurut Iing, Pemkot Cirebon juga menawarkan lokasi di belakang Terminal Harjamukti.

“Tugas kami mendukung, membantu promosi dan memberikan informasi terkait relokasi agar kawasan baru bisa cepat ramai,” katanya. ***

Share This Article