CIAYUMAJAKUNING.ID – Wali Kota Cirebon Effendi Edo melepas ratusan petugas sensus ekonomi tahun 2026 BPS Kota Cirebon di Balai Kota Cirebon, Minggu (21/06).
Kegiatan tersebut menjadi penanda di mulainya pendataan ekonomi secara menyeluruh yang akan menjadi fondasi penyusunan berbagai kebijakan pembangunan.
Wali Kota Edo menegaskan data merupakan fondasi utama dalam mewujudkan kebijakan publik yang tepat sasaran.
Pembangunan yang berkualitas harus di dukung oleh informasi yang akurat mengenai kondisi ekonomi masyarakat dan dunia usaha.
Menurutnya kebijakan publik yang presisi harus bertumpu pada landasan kebijakan berbasis data.
“Sensus Ekonomi adalah instrumen untuk memetakan struktur ekonomi, daya saing bisnis, serta ekosistem dunia usaha secara riil,” ujar Edo.
Komitmen bersama yang di deklarasikan merupakan wujud kesungguhan dalam menghadirkan data ekonomi yang akurat, akuntabel dan berkelanjutan.
Wali Kota Edo juga mengajak seluruh pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan informasi yang benar kepada petugas sensus.
“Seluruh data yang diberikan masyarakat di jamin kerahasiaannya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala BPS Kota Cirebon Samiran menjelaskan Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya mendata seluruh aktivitas usaha.
Tetapi juga mengumpulkan data sosial ekonomi masyarakat yang di butuhkan pemerintah dalam merumuskan berbagai kebijakan strategis.
Ia mengungkapkan sebanyak 232 petugas di terjunkan untuk melakukan pendataan di seluruh wilayah Kota Cirebon mulai Juni hingga akhir Agustus 2026.
Pendataan mencakup sekitar 46 ribu unit usaha dengan komposisi terbesar berasal dari sektor perdagangan yang mencapai sekitar 33 persen.
Di susul sektor pariwisata meliputi hotel dan kuliner, sebesar 22 persen. ***



