Connect with us

Pariwisata

Kebun Binatang Bandung Kembali Dikelola Taman Safari Indonesia

Published

on

CIAYUMAJAKUNING.ID – Usai di terpa badai konflik dan silang pendapat, Taman Safari Indonesia kembali terlibat dalam manajemen Kebun Binatang Bandung (KBB) dengan menunjuk John Sumampau sebagai Ketua Yayasan Margasatwa Tamansari (pengelola KBB).

Dewan Pembina KBB Tony Sumampau menekankan fokus utama saat ini adalah pemulihan dan pengembangan KBB menjadi modern open zoo.

“Prioritas utama kami adalah memulihkan KBB dan melanjutkan pengembangan sesuai dengan master plan yang telah di susun,” ujarnya.

Sebelumnya, pada pertengahan Maret 2025, Tony mengaku di hubungi pengacara Sri Devi dan Bisma Bratakusuma.

Mereka merupakan eks pengelola Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT) yang kini menjadi tersangka korupsi.

Advertisement

Melalui pengacaranya Budhi Agung, pihak keluarga almarhum menyampaikan permohonan maaf.

Menurutnya mereka mengakui kesalahan dan menyesali tindakan yang telah memfitnah, mengeluarkan pihaknya dari yayasan berdasarkan keterangan palsu.

“Mereka menyadari, bahwa tindakan tersebut bertentangan dengan keinginan almarhum Bapak Romly Bratakusuma dan AD/ART yayasan,” jelasnya.

Pada 21 Maret, Sri Devi, Bisma Bratakusuma, Gantira Bratakusuma dan pengurus yayasan lainnya resmi mengundurkan diri.

Mereka menyampaikan permohonan maaf tertulis di hadapan notaris.

Advertisement

“Mereka juga meminta saya untuk kembali memimpin pengelolaan KBB tanpa mempermasalahkan kepemilikan lahan oleh Pemkot Bandung,” tambah Tony.

Keluarga almarhum Romly Bratakusuma pun berkomitmen untuk mendukung penuh upaya pemulihan dan pengembangan KBB.

Pihaknya juga berkomitmen untuk mengelola KBB secara transparan dan akuntabel.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan Pemkot Bandung untuk memastikan kontribusi KBB terhadap PAD,” tutup Tony. ***

Advertisement
Continue Reading

Yang Lagi Trend