https://ciayumajakuning.id
No Result
View All Result
Sabtu, 8 Agustus 2026
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm
Informasi Seputar Cirebon Raya
No Result
View All Result
Home Budaya

Menilik Makna Filosofis Lebaran Ketupat di Keraton Kasepuhan Cirebon

by Noer Panji
31 Mei 2020
in Budaya

Ciayumajakuning.id: Keraton Kasepuhan Cirebon menggelar Lebaran Ketupat. Hasil masakan ketupat tersebut dibagikan keraton kepada masyarakat dan abdi dalem.

“Sebagai rasa syukur setelah puasa sunah syawalan 6 hari setelah Idul Fitri kami gelar Lebaran Ketupat,” kata Sultan Keraton Kasepuhan Cirebon PRA Arief Natadiningrat, Minggu (31/5/2020).

BacaJuga

Niat Disbudpar Lestarikan Gerabah Sitiwinangun Jamblang Cirebon

Disbudpar Gelar Seminar Kajian Koleksi Topeng Cirebon 2026

Keren! 15 Karya Budaya Kabupaten Cirebon Jadi WBTb Jabar

Perkuat Kolaborasi via Festival Kepatihan 2026 Kota Cirebon

Dalam pelaksanaan tradisi ini, keluarga dan kerabat keraton membuat masakan yang berpadu dengan Ketupat. Masakan ketupat kemudian dikirim ke Masjid Agung Sang Cipta Rasa berusia 500 tahun.

Masakan Ketupat juga dikirim ke Masjid Pejlagragan yang berusia 500 tahun, Langgar Agung, Ketandan dan situs lain yang dibawah naungan Keraton Kasepuhan.

Dia mengatakan, masakan ketupat juga dibagikan kepada warga serta abdi dalem Keraton Kasepuhan Cirebon.

“Kami idhul fitri belum makan ketupat, baru sekarang syawalan lebaran ketupat,” ujar Sultan Arief.

Dia menjelaskan makna Ketupat berasal dari kata Kupat. Kupat dalam sebuah frase ngaku lepat atau mengaku bersalah.

Sementara janur atau daun kelapa yang membungkus ketupat merupakan kepanjangan dari kata Jatining Nur yang berarti Hati Nurani.

“Makna secara filosofis beras yang dimasukan dalam anyaman ketupat menggambarkan nafsu duniawi,” ujar dia.

Dengan demikian, bentuk ketupat dalam tradisi Lebaran Ketupat di Cirebon melambangkan nafsu dunia yang dibungkus hati nurani.

Namun demikian, bagi sebagian masyarakat Cirebon, bentuk ketupat persegi diartikan dengan kiblat papat limo pancer. Papat dimaknai sebagai simbol empat penjuru mata angin utama yakni timur, barat, selatan, dan utara.

“Artinya, ke arah manapun manusia akan pergi ia tak boleh melupakan pancer atau kiblat,” jelas Sultan Arief.

Rumitnya anyaman janur untuk membuat ketupat merupakan simbol dari kompleksitas masyarakat saat itu. Anyaman yang melekat satu sama lain merupakan anjuran bagi seseorang untuk melekatkan tali silaturahmi tanpa melihat perbedaan kelas sosial.

“Tapi ceritanya jadi lain ketika terjadi krisis di saat lebaran dan jurang sosial pun jadi jelas,” ujar dia.

Tags: Keraton Kasepuhan CirebonKetupat LebaranLebaran KetupatTradisi cirebon

Related Posts

Promosi Digital Dekranasda Kuningan Terbaik di Ajang PKJB 2026

Niat Disbudpar Lestarikan Gerabah Sitiwinangun Jamblang Cirebon

2 Juli 2026
Bangun KDKMP, Stranas PK Pantau Alih Fungsi Lahan Indramayu

Disbudpar Gelar Seminar Kajian Koleksi Topeng Cirebon 2026

28 Juni 2026
Porsenitas XIII Kota Cirebon, Kontingen Kuningan Kirim 140 Atlet

Keren! 15 Karya Budaya Kabupaten Cirebon Jadi WBTb Jabar

26 Juni 2026
Porsenitas XIII Kota Cirebon, Kontingen Kuningan Kirim 140 Atlet

Perkuat Kolaborasi via Festival Kepatihan 2026 Kota Cirebon

26 Juni 2026
BPS Kuningan Sebar 1.036 Petugas Sensus Ekonomi 2026

Warga Talun Cirebon Gelar Pawai Budaya 1 Muharam 1448 Hijriah

20 Juni 2026
BPS Kuningan Sebar 1.036 Petugas Sensus Ekonomi 2026

Ziarah Makam dan Pawai Obor Warnai Hari Jadi Cirebon ke-599

20 Juni 2026

Berita Terpopuler

  • Matahari Penyelamat Petani: Inovasi Pompa Tenaga Surya Atasi Ancaman Kekeringan di Majalengka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dana BUMDes Desa Kejuden Diduga Digelapkan Hingga Rp 200 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indramayu Gelar Kejuaraan Tarkam Kemenpora RI 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pecah Kongsi 4.0: Ketika Adu Domba Digital dan Identitas Mengancam Kebhinekaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengintip Proyek Wisata Jabar Land Park Susukanlebak Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fure: Inovasi Mahasiswa dalam Pengelolaan Sampah Menjadi Furniture Berkelanjutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Kota Cirebon Tembus Rp3,2 Triliun, Lima Hotel Berbintang Segera Berdiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hotel Menjamur, PHRI Kota Cirebon Usulkan Moratorium

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Redaksi | Tentang Kami | Pedoman Media Siber

Partner

© 2026 ciayumajakuning.id - PT. Sonde Mitra Utama
No Result
View All Result
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm

© 2020 ciayumajakuning.id