https://ciayumajakuning.id
No Result
View All Result
Rabu, 7 Oktober 2026
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm
Informasi Seputar Cirebon Raya
No Result
View All Result
Home Umum

Kesaksian Mahasiswa Cirebon Yang Sempat Dipaksa Mengaku Soal Unjuk Rasa

by Andika
12 Oktober 2020
in Umum
Kesaksian Mahasiswa Cirebon Yang Sempat Dipaksa Mengaku Soal Unjuk Rasa

CIREBON, CIAYUMAJAKUNING.ID – Pasca aksi besar-besaran mahasiswa menolak Undang-Undang Omnibus Law di Kota Cirebon pekan lalu, sempat terjadi peristiwa penculikan pasca aksi. Hal tersebut dialami oleh mahasiswa Cirebon, Friendy Oktian yang saat itu turut mengikuti kegiatan aksi demonstrasi.

Friendy menceritakan kronologis sebelum kejadian yang dialaminya, berawal dari kontrakan yang disatroni orang yang tidak di kenal, lalu mencari sejumlah nama dan dirinya tidak mengetahui secara pasti orang yang di cari oleh orang yang tidak dikenal.

BacaJuga

Bea Cukai Cirebon Bongkar Penyelundupan 5,25 Kg Emas di Bandara Kertajati

DPRD Kota Cirebon Sepakati Raperda Perubahan APBD 2026

Satpol PP Kabupaten Cirebon Tertibkan 317 Bangunan Liar dan PKL

KDM Temui Rhenald Kasali Bahas Data Center BDx di Jatiluhur

“Saat itu kita sedang rapat pukul 17.00 hari Kamis tanggal 8 Oktober di Karang Jalak untuk membicarakan 120 orang yang ditangkap polisi dan untuk merumuskan bagaimana yang tertangkap bisa keluar, kemudian pada pukul 23.00 ada seseorang mencari nama lalu kami membubarkan diri,” ungka Friendy kepada wartawan, Senin (12/10/2020).

Kemudian lanjut, setelah ada beberapa orang yang dicurigai, ia bersama teman-teman lainnya memilih untuk pulang. Namun ketika saat diperjalanan, Friendy merasa di buntuti maka memilih belok ke arah Jalan Tentara Pelajar Kota Cirebon.

“Ketika saya di Tentara Pelajar saya sengaja ke warung, terus saya dengan begitu saja disuruh masuk oleh seseorang yang tidak dikenal ke dalam mobil,” ungkap Friendy.

Setelah masuk didalam mobil, sambung Friendy, dirinya langsung diinterogasi didalam mobil oleh 5 orang berpakaian bebas di depan Asrama Polisi Krucuk Kota Cirebon.

“Pas saya diintrogasi saat itu jam setengah satu malam, saya dalam interogasi itu selama dua jam ditanya siapa yang membiayai dan disuruh menyebutkan yang terlibat aksi. Saat itu saya menyebutkan 15 orang tapi saya dipaksa untuk menyebutkan lebih banyak lagi,” ujar Friendy.

Ia juga menyebutkan, selama dirinya diinterogasi oleh lima orang yang tidak dikenal itu. Friendy mengaku ada bentuk intimidasi secara verbal yang dilakukan oleh lima orang tersebut.

“Setelah saya diinterogasi lalu saya diantarkan pulang oleh lima orang tersebut,” ujar Friendy.

Sementara itu, M Amnan. SH selaku Tim Advokat yang mendampingi sejumlah mahasiswa tersebut, menyambut baik permintaan mahasiswa untuk didampingi sebagai kuasa hukum. Hal itu dikatakannya tidak terlepas dari buntut aksi penolakan UU Omnibus Law yang dilakukan oleh sejumlah mahasiswa.

“Dari aksi yang dijalankan oleh mahasiswa sudah baik, karena secara dini untuk menyiapkan advokat setidaknya beberapa pihak yang ingin berkomunikasi dengan mahasiswa bisa dibuatkan satu pintu komunikasi melalui advokat,” ujar Amnan.

Secara tegas, dirinya sepakat dengan mahasiswa dalam melaksanakan unjuk rasa tidak secara anarkis dan menjaga kondusifitas.

“Kasus ini sebenarnya bisa dipersoalkan karena masuk dalam tindakan intimidasi secara verbal yang berpengaruh secara psikologis meskipun tidak ancaman tindakan yang kongkret. Tapi sampai saat ini kami menahan diri untuk tidak menempuh jalur hukum ya karena tidak adanya ancaman secara kongkret,” ucap Amnan.

Tags: Kota CirebonMahasiswa CirebonUnjuk Rasa

Related Posts

Bea Cukai Cirebon Bongkar Penyelundupan 5,25 Kg Emas di Bandara Kertajati

Bea Cukai Cirebon Bongkar Penyelundupan 5,25 Kg Emas di Bandara Kertajati

7 Oktober 2026
Kemenkum RI Gelar Diseminasi dan Promosi di Kuningan

DPRD Kota Cirebon Sepakati Raperda Perubahan APBD 2026

7 Oktober 2026
Wawalkot Cirebon Buka Diklat Program Magang ke Jepang

Satpol PP Kabupaten Cirebon Tertibkan 317 Bangunan Liar dan PKL

6 Oktober 2026
KDM Temui Rhenald Kasali Bahas Data Center BDx di Jatiluhur

KDM Temui Rhenald Kasali Bahas Data Center BDx di Jatiluhur

5 Oktober 2026
Lima Kecamatan Ini Jadi Primadona Bawang Merah Cirebon Timur 

TKI Asal Majalengka Tuntut Keadilan Soal Kematian Sopir di UEA

5 Oktober 2026

Harus Ada Perbup Madrasah, PKB Desak Bupati hingga Soroti Rocky Gerung Masuk Kabinet

5 Oktober 2026

Berita Terpopuler

  • GGM Majalengka Meriah Bersama Karnaval SCTV, 12-13 September Pekan Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ramalan Joyoboyo: Gunung Slamet Meletus Bisa Bikin Pulau Jawa Terbelah Jadi Dua?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengintip Proyek Wisata Jabar Land Park Susukanlebak Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Swasembada Pangan, Majalengka Tanam Bawang Putih Serentak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hari Tani: Swasembada Pangan Nasional di Tengah Tantangan Geopolitik dan Krisis Pangan Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Poltekkes Tasikmalaya Latih Petugas Puskesmas Gunungsari Deteksi Dini Kanker Paru Lewat SATUSEHAT

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transformasi Organisasi, Bank Mandiri Taspen Perkuat Kepemimpinan Regional melalui Implementasi RCEO

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Asep Eka Mulyana Dapat Diskresi Tiga Periode, Golkar Majalengka Bidik Tambah Kursi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Redaksi | Tentang Kami | Pedoman Media Siber

Partner

© 2026 ciayumajakuning.id - PT. Sonde Mitra Utama
No Result
View All Result
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm

© 2020 ciayumajakuning.id