Umum
Alasan Masyarakat Ikut Vaksin Hanya Untuk Dapatkan Sertifikat

CIAYUMAJAKUNING.ID – Ratusan masyarakat antusias mengikuti program vaksinasi Covid-19 yang diadakan oleh pemerintah Kabupaten Cirebon bertempat di Covid-19 Centre komplek Dinas Kesehatan, Rabu (14/7/2021).
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Sartono mengatakan, sentra vaksinasi merupakan kegiatan rutin Covid Center Kabupaten Cirebon. Di sini selain sentra vaksinasi, telah direncakan juga swab center.
“Setiap Senin, Rabu dan Jumat adalah untuk sentra vaksinasi, dan Selasa dan Kamis nya sedang diupayakan untuk swab,” kata Sartono kepada wartawan melalui sambungan telepon selulernya, Rabu (14/7).
Menurutnya, maksud vaksinasi center untuk meningkatkan capaian vaksinasi serta mengurangi kapasitas beban di puskesmas. Selain itu, untuk membantu masyarakat soal informasi vaksinasi.
“Sasarannya masyarakat umum dan termasuk usia 12-17 tahun atau usia remaja. Kapasitas nya maksimal melayani 300 orang. Pendaftaran dibuka sampai jam 11 siang, pokoknya jam 11 tutup. Apakah sudah 300 atau belum, kalau seandainya jam 10 sudah 300 ya jam 10 itu juga tutup. Sampai kapan? Sampai peminatnya tidak ada,” kata Sartono.
Saat ditanya soal tujuan masyarakat untuk lakukan vaksinasi sebagai salah satu syarat untuk melakukan perjalanan, Sartono menjelaskan, pihaknya tidak melihat tujuan masyarakat. Melainkan soal kriteria pada usia itu wajib divaksin, terlepas masyarakat itu untuk perjalanan, karena siapapun yang memiliki kriteria diperbolehkan untuk vaksin.
“Kalau dia hanya memanfaatkan untuk perjalanan, maka dia tersadar dan memotivasi untuk kebutuhan vaksinasi itu sendiri. Menghindari kerumunan, nanti akan ada skenario. Dan setiap kegiatan vaksinasi selalu ada petugas Satpol PP yang jaga,” ucap dia.
Salah satu masyarakat yang datang ke centra vaksinasi, Narita (35) mengaku maksud kedatangannya di centra vaksinasi untuk bisa mendapatkan sertifikat vaksin bukan untuk bisa mendapatkan kekebalan tubuh dari Covid-19.
“Jujur aja saya di vaksin untuk bisa dapat sertifikat vaksin bukan untuk kekebalan tubuh,” ungkap dia.
Keinginannya untuk bisa mendapatkan sertifikat vaksin karena disaat PPKM darurat sejumlah ruas jalan dilakukan penyekatan. Sehingga memaksa dirinya untuk melakukan vaksinasi Covid-19.
“Saya ini pekerja lepas kalau gak keluar ya gak bisa makan, jadi mau gak mau harus di vaksin supaya bisa dapet sertifikat biar bisa melintas di penyekatan,” ujar dia.
Pria asal Desa Karang Asem, Kecamatan Plumbon itu pun senang bisa mendapatkan sertifikat vaksin karena bisa menembus penyekatan dengan cara menunjukan sertifikat vaksin.
“Saya pernah punya pengalaman kesana kesini disekat dan katanya kalau mau lewat harus punya sertifikat vaksin, apalagi saya punya pengalaman lain saat ingin cetak rekening koran tapi saya dilarang masuk karena gak punya sertifikat vaksin,” tutup dia.
- Teknologi2 tahun ago
SamFW Tool 4.0 Tool Gratis FRP Samsung Cukup Satu Klik
- Lirik Lagu2 tahun ago
Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia
- legal2 tahun ago
Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya
- Kuliner5 tahun ago
Menyesap Kopi Lunaira Usung Konsep Bayar Seikhlasnya
- Teknologi2 tahun ago
Download TFT Unlock 2023 V3.1.1.1 Update ByPass FRP Tool dan Unlock iPhone dan iPad
- Umum2 bulan ago
Istimewa, Bupati Terpilih Kuningan Dian Rachmat Yanuar Rayakan HUT ke-57
- Umum4 bulan ago
BBGP Jabar Gelar Program Kareta Sobat di Gedung Linggarjati Kuningan
- Budaya4 bulan ago
Tradisi Memitu Indramayu Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia