Connect with us

Budaya

Jadi Ikon Ciledug, Tim Revitalisasi Tugu Perjuangan Jatiseeng Bakal Dibentuk

Published

on

CIAYUMAJAKUNING.IDTugu Perjuangan Jatiseeng atau yang lebih dikenal dengan Bunderan Jatiseeng yang berada di Desa Jatiseeng, Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon bakal dilakukan revitalisasi.

Maklum saja, keberadaan monumen perjuangan tersebut sudah menjadi landmark atau ikon kota yang kaya akan nilai sejarah.

Sebagai bentuk kontribusi terhadap tanah kelahirannya, hal inilah yang menginisiasi beberapa birokrat putra daerah Ciledug menggelar pertemuan non formal bertajuk Focus Group Discussion (FGD) Ngopi Bareng yang diadakan di Balai Desa Jatiseeng, Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon.

Dangi, yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Camat (Sekmat) Pasaleman yang kini menduduki posisi sekretaris Bapedda Kabupaten Cirebon menyampaikan, jika Ciledug harus menjadi pusat pertemuan wilayah timur Cirebon.

“Karena Ciledug mempunyai tugu yang menjadi menarik buat saya. Kalau di Jogja ada Tugu, Jakarta ada Monas, di Paris ada Menara Eiffel yang menjadi landmark kota dan sebagainya,” ucapnya, Sabtu (16/07) malam.

Advertisement

Namun, sebelum dilakukan revitalisasi, Ia berharap lingkungan di seputaran tugu harus di tata terlebih dahulu.

“Kalau pagarnya (tembok pembatas balai desa-red) dibuka itu keren. Kalau sudah diberesin sekitarnya baru enak ditata mau seperti apa tugu tersebut. Apakah mau dipasang ornamen lampu atau sebagainya,” imbuhnya.

Memang, rencana penataan ulang tugu menghadapi tantangan yang tidak mudah. Banjir, rambu lalu lintas yang minim dan jaringan listrik yang semrawut masih menjadi persoalan yang harus diatasi terlebih dahulu.

Agum Gumilang, penggagas FGD revitalisasi Tugu Jatiseeng. (ciayumajakuning.id)

Hal tersebut senada disampaikan Mulya selaku warga yang berharap Jatiseeng menjadi desa mandiri.

“Saya selaku warga senang mengenai perencanaan tata ulang pembangunan tugu. Namun, jangan dulu bicara pengembangan tanpa perbaikan,” pintanya.

Munculnya pedagang liar yang memanfaatkan jalur pedestarian, tambahnya, dirasa sangat menganggu pejalan kaki.

Advertisement

Sementara itu, putra daerah lainnya sekaligus penggagas pertemuan, Agum Gumilang dari Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP Kabupaten Cirebon) menilai secara umum jika wacana revitalisasi Tugu Perjuangan Jatiseeng ditanggapi positif.

“Untuk itu saya meminta untuk segera dibentuk tim revitalisasi. Sebab tim inilah nantinya pihak yang akan ditemui apabila kedatangan tamu baik dari dinas kabupaten maupun provinsi untuk melakukan pemantauan,” pintanya.

FGD tersebut juga dihadiri elemen putra daerah yang berasal dari berbagai instansi daerah seperti M. Danny Fulton darj Dinas Perhubungan (Dishub Jabar), Daniel El Amien dari Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker Kabupaten Cirebon) serta perwakilan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar Kabupaten Cirebon) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH Kabupaten Cirebon).

Tak ketinggalan, selaku tuan rumah hadir pula beberapa tokoh masyarakat seperti Sumarno Muhammad Tohir dan Kuwu Desa Jatiseeng Carda. ***

Advertisement
Continue Reading

Yang Lagi Trend