Umum
Tidak Dapatkan Informasi Soal Limbah Medis, Sekda Sebut Dinkes Harus Bertanggungjawab

CIAYUMAJAKUNING.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, Hilmy Rivai mengaku belum menerima informasi apapun terkait limbah medis yang dibuang di Sungai Cipager, Kelurahan Babakan, Kecamatan Sumber.
Hilmy menjelaskan mengenai limbah medis tersebut baru diketahui ketika sejumlah media memberitakan soal temuan tersebut.
Dikatakannya, limbah medis ini memiliki efek yang luar biasa dan bisa berakibat pada kesehatan lingkungan terdekat.
“Harusnya limbah medis ini diantisipasi supaya tidak dibuang berserakan,” paparnya.
Setelah dirinya mendapatkan informasi mengenai limbah medis dari sejumlah media, dirinya kemudian memerintahkan kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk mengantisipasi limbah medis tersebut baik yang ada di puskesmas maupun yang ada di rumah sakit termasuk dua rumah sakit milik daerah.
“Untuk limbah medis belum mendapatkan informasi secara utuh dari Dinkes dan sejauh ini hanya mendapat informasi dari media,” tegasnya.
Adanya dugaan dari DLH Kabupaten Cirebon mengenai limbah medis yang berasal dari Puskesmas. Hilmy menjelaskan jika saat ini status puskesmas sedang menuju ke BLUD, maka secara intruksional masih gamang. Bilamana sudah BLUD maka sudah tidak mesti di koordinasi oleh Dinkes dan harus diantisipasi secara mandiri oleh puskesmas sendiri, namun karena masih dalam proses ke BLUD maka ini menjadi tanggungjawab Dinkes yang mengkoordinasikan dengan seluruh puskesmas dalam rangka menangani limbah medis.
“Dinkes belum mengkoordinasikan dengan baik terkait limbah medis, karena untuk penanganan limbah medis ini sifatnya koordinatif dan semua pihak memiliki tanggungjawab namun monitoring dan evaluasi menjadi tugas Dinkes tetapi pelaksanaan penanganan terhadap limbah menjadi kewajiban puskesmas,” ucapnya.
Oleh karena itu, dirinya menekankan agar monitoring limbah medis oleh Dinkes perlu di maksimalkan.
Dari hasil pantauan dilapangan, meskipun sudah dilakukan pembersihan. Namun sisa limbah medis masih dijumpai di lokasi tersebut mulai dari jarum suntik, selang infus dan sejumlah botol obat-obatan. ***
- Teknologi2 tahun ago
SamFW Tool 4.0 Tool Gratis FRP Samsung Cukup Satu Klik
- Lirik Lagu2 tahun ago
Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia
- legal2 tahun ago
Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya
- Kuliner5 tahun ago
Menyesap Kopi Lunaira Usung Konsep Bayar Seikhlasnya
- Teknologi2 tahun ago
Download TFT Unlock 2023 V3.1.1.1 Update ByPass FRP Tool dan Unlock iPhone dan iPad
- Umum2 bulan ago
Istimewa, Bupati Terpilih Kuningan Dian Rachmat Yanuar Rayakan HUT ke-57
- Umum4 bulan ago
BBGP Jabar Gelar Program Kareta Sobat di Gedung Linggarjati Kuningan
- Budaya4 bulan ago
Tradisi Memitu Indramayu Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia