Ekbis
BP2MI: Dalam Sehari, Dua TKI Pulang dengan Peti Jenazah

CIAYUMAJAKUNING.ID – Data menunjukkan, selama 2,5 tahun terdapat kurang lebih 81 ribu tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal yang di pulangkan, dan terbanyak dari negara Timur Tengah, serta Malaysia.
Menurut Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani, dari jumlah itu 3.148 calon TKI dalam keadaan sakit, cacat, depresi, hilang ingatan, sedangkan sebanyak 1.495 orang meninggal dunia.
Oleh karenanya ia meminta kepada para calon TKI untuk mewaspadai perekrutan dan pemberangkatan ilegal.
“Jangan sampai mau dan menjadi korban penempatan pekerja migran ilegal,” kata Benny saat menghadiri acara Hari Pekerja Migran Internasional di Indramayu, Minggu (04/12).
Dengan banyaknya kasus, ia berharap masyarakat agar lebih berhati-hati ketika akan berangkat kerja ke luar negeri.
“Rerata dalam sehari kami mendapati dua orang pekerja migran yang kembali menggunakan peti jenazah,” tuturnya.
Benny juga meminta kepada RT, RW, desa, agar bersama-sama ikut mengawasi warganya yang akan berangkat menjadi TKI.
Ia juga meminta, agar para calon TKI mendaftar melalui jalur yang sah.
BP2MI mendata, perempuan mendominasi jumlah penempatan TKI ilegal dengan persentase mencapai 90 persen.
“Untuk itu ketika akan berangkat datang ke Dinas Tenaga Kerja setempat, atau melalui BP2MI,” pinta Benny. ***
- Teknologi2 tahun ago
SamFW Tool 4.0 Tool Gratis FRP Samsung Cukup Satu Klik
- Lirik Lagu2 tahun ago
Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia
- legal2 tahun ago
Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya
- Kuliner5 tahun ago
Menyesap Kopi Lunaira Usung Konsep Bayar Seikhlasnya
- Teknologi2 tahun ago
Download TFT Unlock 2023 V3.1.1.1 Update ByPass FRP Tool dan Unlock iPhone dan iPad
- Umum2 bulan ago
Istimewa, Bupati Terpilih Kuningan Dian Rachmat Yanuar Rayakan HUT ke-57
- Umum4 bulan ago
BBGP Jabar Gelar Program Kareta Sobat di Gedung Linggarjati Kuningan
- Budaya4 bulan ago
Tradisi Memitu Indramayu Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia