Connect with us

Umum

Enam Golongan Ini Tak Diperbolehkan Berpuasa Ramadan

Published

on

CIAYUMAJAKUNING.ID – Begitu banyak keistimewaan yang melipah pada Bulan Ramadan, mulai dari penghapusan dosa-dosa, pahala dilipatgandakan, hingga bulan yang di dalamnya terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan yaitu Lailatul Qadar.

Perintah Allah dalam Al Quran:

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”(Al Baqarah: 183)

Lantas apa siapa saja golongan yang mendapat keringan dari Allah SWT tersebut? Berikut ulasan enam golongan yang memperbolehkan untuk tidak berpuasa pada Bulan Ramadan:

 

Advertisement
  1. Belum Akil Baligh

Seorang muslim yang belum Mukallaf (dibebankan syariat Islam) maka belum wajib melaksanakan kewajiban yang ada dalam agama.

Namun, pembiasaan berpuasa sedari kecil merupakan hal yang baik untuk dilakukan.

Tanda baligh seorang anak sendiri ada tiga, yaitu: umur 15 tahun sempurna bagi lelaki maupun perempuan, mimpi basah bagi lelaki dan haid bagi perempuan.

 

  1. ODGJ

Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ memiliki masalah dalam akal pikirannya sehingga tidak di bebankan menjalankan syariat, termasuk salat. Hal ini merupakan salah satu banyaknya bentuk rahmat Allah SWT.

Di riwayatkan dari sahabat Ali bin Abi Thalib bahwasanya Rasulullah SAW bersabda:

“Pena catatan amal di angkat dari tiga orang: dari anak kecil sampai dia baligh, dari orang gila sampai ia waras, dari orang yang tidur sampai ia bangun.” (HR. Bukhari)

Advertisement

 

  1. Sakit

Jika dengan berpuasa dapat membahayakan bagi si penderita sakit, maka Islam memperbolehkan untuk tidak berpuasa Ramadhan dan dapat menggantinya pada hari yang lain.

Sebagaimana yang Allah firmankan:

Artinya: “Dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang di tinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain.” (QS. Al Baqarah: 185).

 

  1. Wanita Haid

Tak hanya boleh untuk tidak berpuasa, wanita haid bahan haram untuk melakukkan puasa pada bulan Ramadhan termasuk juga salat. Sama seperti halnya sakit, wanita haid wajib mengganti jumlah puasa yang ia tinggalkan.

Sebuah hadis menerangkan:

Advertisement

‘Mu’adzah berkata: Saya bertanya kepada ‘Aisyah seraya berkata: “Kenapa gerangan wanita yang haid mengqadha’ puasa dan tidak mengqadha’ shalat?” Maka Aisyah menjawab: “Apakah kamu dari golongan Haruriyah?“

Aku menjawab: “Aku bukan Haruriyah, akan tetapi aku hanya bertanya.” Ia menjawab, “Kami dahulu juga mengalami haid, maka kami di perintahkan untuk mengqadha puasa dan tidak di perintahkan untuk mengqadha shalat.’ (HR. Muslim).

 

  1. Musafir

Seorang yang tengah melakukan perjalanan (musafir) di perbolehkan untuk tidak melaksanakan ibadah puasa Ramadan.

 

  1. Lansia

Orang lanjut usia (lansia) termasuk golongan yang boleh untuk tidak berpuasa Ramadan dan tidak wajib menggantinya di bulan yang lain, namun wajib membayar fidyah.

Melansir dari laman resmi Nu.or.id, fidyah yang harus di bayar lansia adalah berupa memberikan makanan sebanyak satu mud atau setara dengan tujuh ons kepada orang miskin. Satu mud itu berlaku untuk satu kali puasa yang ia tinggalkan.

Advertisement

Itulah enam golongan yang boleh tidak puasa pada bulan Ramadhan. Semoga kita bisa melewati ibadah dalam Bulan Ramadan nanti dengan khusyuk hingga hari kemenangan Idul Fitri tiba, Wallahu’alam bishowab. ***

Continue Reading

Yang Lagi Trend