Connect with us

Umum

Korban Gempa Sumedang Trauma, Pemprov Jabar Sediakan Dua Tenda Tambahan

Published

on

CIAYUMAJAKUNING.ID – Sejumlah gempa bumi susulan dengan magnitudo 4,4 SR masih terjadi di Kabupaten Sumedang yang membuat para pasien di RSUD Sumedang masih mengalami trauma.

Kondisi tersebut membuat Pj Gubernur Jawa Barat (Jabar) Bey Machmudin langsung berkoordinasi salah satu fokus utamanya dengan pihak RSUD Sumedang.

“Gempa Sumedang kemarin mengakibatkan beberapa kerusakan di rumah sakit,” terangnya saat meninjau Terowongan Nanjung, Kabupaten Bandung, Selasa (02/01).

Bey menambahkan jika kemarin sore, Senin (01/01), ada asesmen dari Kementerian PUPR yang sudah bisa kembali ke ruang opname.

Namun demikian, ada beberapa pasien di RSUD Sumedang yang masih mengalami trauma terlebih dengan adanya gempa susulan.

Advertisement

Memahami kondisi pasien, ia pun berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dengan menyediakan dua tenda untuk ruang opname dan ruang operasi.

“Secara teknis kondisi RSUD baik, tapi sebanyak 48 pasien kembali ke tenda (akibat gempa susulan yang mengakibatkan trauma),” terang Bey.

Menurutnya, tenda tersebut merupakan tenda khusus rumah sakit yang di sediakan sesuai standar kesehatan, bukan tenda pengungsi.

Data sementara menunjukkan jumlah total pengungsi ada 548 orang, sedangkan 303 rumah mengalami rusak ringan, 92 rusak sedang dan 69 rusak berat.

Sebanyak 14 fasilitas pendidikan, 7 tempat ibadah dan 2 sarana umum juga mengalami kerusakan.

Advertisement

“Itu sudah tanggap darurat, pemerintah akan memperbaiki,” imbuh Bey.

Terkait viralnya video Twin Tunnel Tol Cisumdawu yang mengalami retak akibat gempa, ia sudah berkoordinasi dengan Kementerian PUPR.

Bey memastikan keamanan bagi pengendara yang melintas terowongan kembar tersebut.

“Kementerian PUPR menjamin bahwa itu aman dan sudah bisa di lewati,” katanya. ***

Advertisement
Continue Reading

Yang Lagi Trend