Kepengurusan PGRI Kota Cirebon Periode 2025-2030 Dilantik

2 Min Read

CIAYUMAJAKUNING.IDWali Kota Cirebon Effendi Edo mengingatkan bahwa peran guru merupakan garda terdepan dalam membangun generasi masa depan. Terlebih jika PGRI merupakan organisasi yang memiliki tanggung jawab moral dalam aspek pendidikan formal.

“Juga dalam membangun mentalitas anak-anak bangsa,” sambungnya saat menghadiri pelantikan kepengurusan PGRI Kota Cirebon masa bakti XXIII tahun 2025–2030.

Edo berharap dengan pelantikan ini, langkah PGRI semakin maju dalam berkontribusi terhadap dunia pendidikan di Kota Cirebon.

“Ketika kita mengajar dengan benar, mendidik dengan benar, di sanalah terbentuk generasi penerus yang kuat,” ujarnya di Balai Kota Cirebon, Kamis (23/10).

Pelantikan tersebut juga di hadiri para pengurus cabang PGRI, kepala sekolah dan perwakilan guru dari seluruh kecamatan di Kota Cirebon.

Lebih lanjut, Edo mengajak seluruh pengurus dan anggota PGRI untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah.

Sementara itu, Ketua PGRI Kota Cirebon Eka Novianto mengajak kepada pengurus baru untuk menyatukan tekad dan gerak dalam mengemban tiga pilar utama organisasi.

Yaitu perlindungan, peningkatan profesionalisme, dan kesejahteraan guru.

Menurutnya pengurus harus peka terhadap berbagai persoalan yang di hadapi anggota dan berupaya membantu menyelesaikannya.

“Ketiga pilar utama ini bukan hanya slogan tapi harus menjadi pedoman kerja dalam setiap langkah organisasi,” ujar Eka.

Ia juga menyoroti perjuangan PGRI dalam mendorong peningkatan status bagi para guru terutama status PPPK menjadi PNS.

Menurut Eka, perjuangan ini terus di upayakan melalui koordinasi dengan PGRI Jabar dan PGRI pusat supaya dapat di akomodasi.

“Jadilah guru dan pengurus PGRI yang selalu memberi manfaat bagi sesama serta terus hidupkan semangat organisasi kita,” pungkasnya. ***

Share This Article