CIAYUMAJAKUNING.ID – Pemkab Cirebon menilai potensi cuaca ekstrem menjadi salah satu hal yang harus di antisipasi dalam menghadapi masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.
Demikian Bupati Cirebon Imron Rosyadi sampaikan saat rapat Forkopimda di Gedung Setda Kabupaten Cirebon, Kamis (11/12).
Ia pun lalu meminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan bencana yang di picu cuaca buruk.
Bupati Imron menyampaikan instansi terkait telah di minta untuk menyiapkan langkah mitigasi.
“Antisipasi terhadap kondisi angin kencang, hujan intensitas tinggi hingga potensi banjir menjadi bagian dari skenario penanganan,” tuturnya.
Imron berharap seluruh persiapan tersebut dapat memastikan momen libur Nataru 2026 berlangsung aman dan kondusif.
“Pemerintah menargetkan pengamanan, pelayanan dan mitigasi risiko dapat berjalan optimal hingga awal tahun,” katanya.
Selain itu, Pemkab Cirebon juga menegaskan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi peningkatan aktivitas masyarakat.
Koordinasi lintas sektor di perlukan supaya situasi keamanan, kenyamanan dan kelancaran arus mobilitas masyarakat dapat terjaga.

Menurut Imron, pemkab telah membahas sejumlah poin penting sperti rekayasa lalu lintas dan potensi kemacetan.
Serta kesiapan fasilitas kesehatan dan penempatan petugas di titik-titik rawan.
“Hal ini dilakukan untuk meminimalkan gangguan yang mungkin terjadi saat lonjakan mobilitas masyarakat,” katanya.
Imron berharap masyarakat yang melakukan perjalanan harus dapat menikmatinya dengan rasa aman dan nyaman.
Sejumlah langkah antisipasi di siapkan guna menjaga kelancaran arus kendaraan terutama di jalur yang melintasi wilayah Cirebon.
Beberapa titik pos kesehatan dan pos istirahat di siapkan untuk dapat di manfaatkan pengguna jalan.
Pemkab Cirebon juga akan melakukan koordinasi dengan para pemuka agama, termasuk pendeta.
Langkah ini di maksudkan guna memastikan kegiatan ibadah Natal dapat berlangsung aman, tenang dan tertib.
Bupati Imron ingin memastikan seluruh umat Kristiani di Kabupaten Cirebon dapat menjalankan ibadah Natal dengan nyaman.
Sejumlah rapat lanjutan pun akan di gelar dengan melibatkan perwakilan gereja. ***








