CIAYUMAJAKUNING.ID – Pemkot Cirebon melakukan studi tiru ke Kabupaten Madiun guna mendalami kerja sama terkait pengadaan Alat Penerangan Jalan (APJ) atau Penerangan Jalan Umum (PJU), Kamis (12/02).
Menurut Wali Kota Cirebon Effendi Edo Madiun menjadi pelopor penerangan jalan yang efisien di Indonesia.
Ia menilai keterbatasan APBD tak boleh menjadi penghambat dalam menjawab kebutuhan warga.
Madiun telah memulai skema tersebut sejak September 2022 dan yang pertama di Indonesia sukses mengeksekusinya.
Kota Cirebon pun optimistis bisa menghadirkan cahaya di setiap sudut jalan tanpa membebani keuangan daerah.
Selain itu, Pemkot Cirebon juga tertarik mengadopsi sistem serupa pada sektor pengelolaan sampah dan infrastruktur lainnya.
Edo berharap sinergi antara eksekutif dan legislatif setelah dari Madiun dapat segera membuahkan progres nyata.
“Kami ingin apa yang di hasilkan dari sini segera di eksekusi, kalau bisa tahun ini juga sudah ada progres signifikan,” harapnya.
Sementara itu, Bupati Madiun Hari Wuryanto memaparkan hingga kini, kolaborasi dengan badan usaha telah mencakup 7.459 titik lampu.
Hasilnya pun sangat terasa pada efisiensi anggaran.
Biaya operasional listrik yang semula mencapai Rp13-14 miliar per tahun, kini terpangkas hingga 50 persen.
Yakni menjadi hanya Rp6-7 miliar berkat penggunaan teknologi LED.
Selain itu, skema ini memberikan jaminan kualitas layanan selama 10 tahun.
“Pihak swasta wajib memastikan lampu menyala dan jika ada kerusakan, harus di perbaiki maksimal dalam waktu 24 jam,” jelasnya.
Lebih lanjut, Hari menekankan dampak dari jalanan yang terang merembet ke sektor ekonomi dan keamanan.
Ia menceritakan bagaimana geliat ekonomi malam hari meningkat karena pedagang merasa aman berjualan hingga pukul 21.00 WIB.
Kondisi wilayah yang terang dan kondusif secara otomatis meningkatkan daya tarik bagi para investor.
“Dengan terciptanya kondisi wilayah yang terang, risiko gangguan keamanan berkurang dan iklim investasi pun tumbuh positif,” tutur Hari.
Proyek APJ Kabupaten Madiun sendiri telah di akui secara nasional dengan meraih berbagai penghargaan.
Hal tersebut menjadikannya model percontohan bagi daerah lain yang ingin melakukan percepatan pembangunan infrastruktur. ***



