spot_img
Minggu, Mei 17, 2026
More

    132 Guru Pendamping Kota Cirebon Ikuti Pendidikan Inklusif

    CIAYUMAJAKUNING.IDWali Kota Cirebon Effendi Edo membuka kegiatan pelatihan Pendamping Anak Berkebutuhan Khusus (ABK/Inklusi) di Graha Pancaniti, Kecamatan Kesambi, Selasa (12/05).

    Kegiatan itu sebagai upaya pemkot memperkuat komitmennya dalam menciptakan sistem pendidikan yang inklusif dan ramah bagi seluruh anak.

    Sebanyak 132 peserta dari unsur SD, PAUD, KB, SPS, dan TPA se-Kecamatan Kesambi mengikuti kegiatan.

    Selain itu, kegiatan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas tenaga pendidik dalam mendampingi ABK di lingkungan sekolah reguler.

    Edo menilai langkah ini menjadi bukti kepedulian bersama supaya tak ada lagi anak di Kota Cirebon yang tak memperoleh hak dasar pendidikan.

    “Inklusi adalah perubahan cara pandang kita sebagai masyarakat dalam menerima keberagaman,” ujarnya.

    Pendidikan inklusif merupakan upaya membangun lingkungan belajar yang menghargai setiap anak tanpa memandang keterbatasan fisik maupun mental.

    Keberhasilan dunia pendidikan saat ini juga di ukur dari kemampuan sekolah dalam merangkul keberagaman peserta didik.

    “Setiap anak harus merasa di terima, di hargai dan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang sesuai potensi unik yang di miliki,” kata Edo.

    Ia juga mengapresiasi peran para guru pendamping yang menjadi garda terdepan dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif.

    Edo memahami bahwa tugas tersebut memerlukan kesabaran, kreativitas dan empati yang tinggi.

    “Karena itu, pelatihan ini penting memperkuat kapasitas intelektual maupun teknis para guru agar semakin siap menghadapi tantangan,” ungkapnya.

    Ketika anak-anak terbiasa tumbuh bersama dalam lingkungan yang inklusif, maka akan lahir generasi yang toleran, empatik dan saling menghargai.

    “Inilah investasi jangka panjang yang sedang kita bangun bersama,” tambah Edo.

    Sementara itu, Camat Kesambi Eko Budiyanto menjelaskan pelatihan di gelar sebagai bagian dari implementasi PP No.17/2010.

    Pemerintah memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh anak untuk memperoleh layanan pendidikan yang layak.

    “Melalui pelatihan ini, kami ingin meningkatkan pemahaman sekaligus kapasitas guru pendamping dalam menyelenggarakan pendidikan inklusif,” ujarnya. ***

    Berita Lainnya

    spot_img

    Related Stories