CIAYUMAJAKUNING.ID – Diskominfo Indramayu menggelar sosialisasi dan bimtek implementasi aplikasi Superdin (Sistem Perjalanan Dinas Digital) dan Semanis Madu (Sistem Manajemen Informasi Magang Terpadu).
Sosialisasi yang berlangsung di aula dinas, Selasa (30/06), itu sebagai upaya memperkuat transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan.
Kadiskominfo Indramayu Suwenda mengatakan penerapan sistem digital meningkatkan transparansi, akuntabilitas serta kualitas pelayanan publik.
Menurutnya, transformasi digital akan mempercepat dan mempermudah proses pelayanan tanpa mengurangi aspek pengawasan dan pertanggungjawaban.
”Kami berharap, implementasi kedua aplikasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh pegawai,” tambah Suwenda.
Sekdiskominfo Indramayu Erni Heriningsih menambahkan implementasi aplikasi akan di mulai di lingkungan dinasnya terlebih dahulu.
“Kemudian ke depan akan di sosialisasikan dan di kembangkan ke perangkat daerah lainnya,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid TIK Diskominfo Indramayu Heru Susanto menjelaskan kedua aplikasi tersebut mengusung konsep hybrid.
Yakni mengombinasikan proses digital dengan beberapa tahapan administrasi yang masih memerlukan mekanisme manual, tidak sepenuhnya online.
“Masih ada beberapa proses yang memerlukan tahapan manual, seperti disposisi dan administrasi tertentu,” jelasnya.
Aplikasi Superdin di kembangkan untuk menjawab berbagai kendala dalam pengelolaan perjalanan dinas.
Seperti arsip yang belum terpusat, pemantauan anggaran serta penyusunan laporan.
Melalui Superdin, seluruh proses perjalanan dinas mulai dari pengajuan, persetujuan, monitoring hingga pelaporan dapat di lakukan secara terintegrasi.
Aplikasi ini juga mendukung transformasi digital via penyediaan basis data perjalanan dinas yang terpusat, mudah di telusuri dan terdokumentasi.
Sementara itu, Semanis Madu di rancang untuk mengelola seluruh proses magang dan praktik kerja lapangan secara terintegrasi.
Aplikasi ini hadir untuk mengatasi berbagai kendala administrasi magang yang masih di lakukan secara manual.
Proses pendaftaran, verifikasi, penempatan peserta, monitoring, penilaian hingga penerbitan sertifikat dapat di lakukan secara digital.
Kehadiran aplikasi ini juga di harapkan dapat meningkatkan kualitas layanan magang serta memudahkan siswa dan mahasiswa. ***



