https://ciayumajakuning.id
No Result
View All Result
Senin, 2 November 2026
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm
Informasi Seputar Cirebon Raya
No Result
View All Result
Home Umum

UGJ Perkuat Jejaring Global, Mahasiswa Malaysia Ikuti KKN Internasional di Cirebon

by Andika
2 November 2026
in Umum
UGJ Perkuat Jejaring Global, Mahasiswa Malaysia Ikuti KKN Internasional di Cirebon

CIAYUMAJAKUNING.ID – Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon terus memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional yang melibatkan mahasiswa lintas negara. Kali ini, UGJ menggandeng mahasiswa Universiti Utara Malaysia (UUM) untuk berkolaborasi dalam pengabdian kepada masyarakat sekaligus mengenal kekayaan budaya lokal Cirebon dan sekitarnya.

Program bertajuk “UGJ Impact: International Multicultural Partnership for Action and Community Transformation” tersebut resmi dibuka di Auditorium Kampus 1 UGJ, Senin (2/11/2026).

BacaJuga

Tekuk Tuan Rumah Kota Bekasi, Voli Pasir Putra Kabupaten Cirebon Raih Kemenangan

Di Tengah Tekanan Fiskal, Pemprov Jabar Targetkan Rekonstruksi 149 Kilometer Jalan

KDM Terus Dorong Konektivitas Udara Jabar, dari Husein Bandung hingga Priangan Timur

Wagub Erwan Pastikan Surplus APBD 2027 akan Disampaikan pada Paripurna Berikutnya

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya UGJ membangun kolaborasi akademik internasional yang tidak hanya berorientasi pada pertukaran pengetahuan, tetapi juga menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Pembukaan kegiatan dihadiri Rektor UGJ Prof. Dr. Ir. H. Achmad Faqih, SP., M.M., ASEN Eng., jajaran pimpinan universitas, mahasiswa UUM beserta dosen pembimbing, mahasiswa internasional yang menempuh pendidikan di UGJ, serta mahasiswa kelas internasional.

Rektor UGJ, Achmad Faqih, mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari langkah strategis universitas untuk meningkatkan kiprah mahasiswa dan dosen di tingkat global. UGJ juga tengah mempersiapkan mahasiswa agar dapat mengikuti program pengabdian kepada masyarakat di luar negeri, termasuk Malaysia dan negara mitra lainnya.

Menurutnya, internasionalisasi perguruan tinggi harus diwujudkan melalui kegiatan yang memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa untuk berinteraksi, bertukar pengetahuan, serta memahami karakteristik masyarakat dari berbagai latar belakang budaya.

“Melalui program ini, kami ingin memperluas pengalaman mahasiswa dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat, baik di dalam maupun luar negeri. Kolaborasi internasional menjadi kesempatan untuk saling belajar sekaligus membangun jejaring yang berkelanjutan,” ujarnya.

Achmad Faqih menjelaskan, UGJ memiliki sejumlah desa binaan dengan karakteristik yang beragam. Mulai dari desa penghasil kopi, wilayah perkotaan di Kota Cirebon, hingga desa yang memiliki kekhasan budaya dan bahasa, seperti desa berbahasa Sunda di Kabupaten Kuningan serta desa yang mempertahankan bahasa Cirebon.

Keberagaman tersebut menjadi potensi pembelajaran bagi mahasiswa internasional untuk mengenal lebih dekat kehidupan masyarakat, tradisi, dan kearifan lokal di wilayah Cirebon dan sekitarnya.

Selain menjalankan kegiatan pengabdian, peserta juga dijadwalkan mengikuti kunjungan ke sejumlah desa binaan dan kegiatan wisata edukatif untuk memperkaya pengalaman mereka selama berada di Cirebon.

Sebagai bentuk keberlanjutan kerja sama, UGJ juga tengah merancang program KKN dan pengabdian kepada masyarakat di Malaysia yang direncanakan berlangsung pada tahun mendatang. Rencana tersebut diharapkan membuka peluang bagi mahasiswa UGJ untuk merasakan pengalaman pengabdian lintas negara sekaligus mempererat hubungan antarkedua perguruan tinggi.

Mahasiswa UUM Pelajari Pola KKN UGJ

Kepala Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) UGJ, Dr. Ipik Pemana, S.IP., M.Si., menyambut kedatangan delegasi UUM yang kembali berkunjung ke UGJ untuk kedua kalinya.

Menurut Ipik, kunjungan tersebut menjadi bukti keberlanjutan hubungan kerja sama antara kedua universitas, khususnya dalam pengembangan kegiatan akademik dan pengabdian kepada masyarakat berskala internasional.

Selama satu minggu berada di Cirebon, mahasiswa UUM akan terlibat dalam kegiatan community service atau pengabdian kepada masyarakat. Mereka juga akan memperoleh pengalaman pembelajaran bahasa dan budaya Cirebon serta mengunjungi lingkungan Pemerintah Kota Cirebon.

Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai kehidupan sosial masyarakat, kekayaan budaya lokal, serta tata kelola pemerintahan daerah.

Dosen pembimbing UUM, Encik Khairil Azfar Bin Ahmad Zubair, menyampaikan apresiasi atas sambutan dan pelayanan yang diberikan keluarga besar UGJ. Ia berharap hubungan baik kedua perguruan tinggi dapat terus berkembang melalui program-program kolaboratif pada masa mendatang.

Azfar menjelaskan, di Malaysia, kegiatan pengabdian mahasiswa dikenal dengan istilah bakti siswa. Melalui program ini, mahasiswa dan dosen dari kedua universitas memiliki kesempatan untuk saling berbagi pengalaman mengenai metode, pola, dan mekanisme pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat.

Salah satu tujuan UUM mengikuti program tersebut adalah mempelajari pelaksanaan KKN yang diterapkan UGJ, sehingga pengalaman dan praktik baik dari masing-masing universitas dapat menjadi bahan pengembangan program serupa.

“Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut. Sivitas akademika UGJ juga kami undang untuk berkunjung ke Malaysia agar dapat merasakan pengalaman dan kegiatan serupa bersama kami,” ungkapnya.

Mahasiswa Malaysia Antusias Kenali Budaya Cirebon

Antusiasme mengikuti KKN Internasional juga dirasakan mahasiswa UUM, Marna Afnanda binti Ariwowo. Mahasiswa semester akhir program Bachelor of Applied Linguistics and Business Admin tersebut mengaku senang dapat menjadi bagian dari program kolaborasi lintas negara ini.

Marna berharap, kegiatan tersebut dapat memberinya pengalaman baru dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat, memperluas pergaulan internasional, serta membangun proyek komunitas yang memberikan manfaat nyata.

“Kami berharap dapat belajar lebih banyak, memperoleh pengalaman KKN internasional, serta berinteraksi dan menjalankan meaningful community project bersama masyarakat dan mahasiswa UGJ,” tuturnya.

Selama dua hari pertama berada di Cirebon, Marna mengaku mendapatkan kesan positif dari sambutan hangat panitia dan fasilitas yang disediakan UGJ.

Ia juga mulai mengamati sejumlah karakteristik lokal yang berbeda dari negara asalnya. Meski cuaca Cirebon terasa panas, Marna mengaku tertarik dengan pemandangan pegunungan serta kondisi lalu lintas yang didominasi kendaraan roda dua.

Pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses adaptasi sekaligus pembelajaran lintas budaya yang diperoleh peserta selama mengikuti kegiatan.

FGD Jadi Ruang Pertukaran Budaya Lima Negara

Selain pengabdian kepada masyarakat dan kunjungan edukatif, kegiatan KKN Internasional UGJ juga diisi dengan Focus Group Discussion (FGD) bertema keberagaman budaya negara asal mahasiswa internasional.

Forum tersebut menghadirkan perspektif budaya dari Indonesia, Timor Leste, Sudan, Afganistan, dan Malaysia. Mahasiswa mendapat kesempatan untuk memperkenalkan tradisi, nilai sosial, kebiasaan, serta karakteristik budaya dari masing-masing negara.

Diskusi berlangsung sebagai ruang dialog lintas budaya yang mempertemukan mahasiswa dengan latar belakang berbeda. Melalui interaksi tersebut, peserta diharapkan dapat memperluas wawasan, menumbuhkan sikap saling menghargai, serta meningkatkan toleransi terhadap keberagaman.

Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan bahwa internasionalisasi pendidikan tinggi tidak hanya berkaitan dengan perluasan jejaring akademik, tetapi juga dengan kemampuan membangun komunikasi dan kolaborasi di tengah perbedaan budaya.

Melalui program UGJ Impact: International Multicultural Partnership for Action and Community Transformation, UGJ menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerja sama internasional melalui kegiatan yang menggabungkan pembelajaran akademik, pertukaran budaya, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kolaborasi dengan UUM diharapkan menjadi pijakan bagi kerja sama yang lebih luas, termasuk pelaksanaan KKN di Malaysia pada tahun mendatang. Dengan demikian, mahasiswa kedua universitas tidak hanya memperoleh pengalaman internasional, tetapi juga didorong menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Tags: CiayumajakuningCirebonPendidikanUgj

Related Posts

Tim bola voli pasir putra Kabupaten Cirebon berhasil meraih kemenangan.

Tekuk Tuan Rumah Kota Bekasi, Voli Pasir Putra Kabupaten Cirebon Raih Kemenangan

1 November 2026
Di Tengah Tekanan Fiskal, Pemprov Jabar Targetkan Rekonstruksi 149 Kilometer Jalan

Di Tengah Tekanan Fiskal, Pemprov Jabar Targetkan Rekonstruksi 149 Kilometer Jalan

31 Oktober 2026
KDM Harapkan Dewan Pers Kembalikan Pers Sebagai Lembaga Bergengsi

KDM Terus Dorong Konektivitas Udara Jabar, dari Husein Bandung hingga Priangan Timur

31 Oktober 2026
Wagub Erwan Pastikan Surplus APBD 2027 akan Disampaikan pada Paripurna Berikutnya

Wagub Erwan Pastikan Surplus APBD 2027 akan Disampaikan pada Paripurna Berikutnya

30 Oktober 2026
Pemprov Jabar Siapkan Uang Tunggu untuk Korban Selamat Kecelakaan Kapal Virgo

Gubernur KDM Ajak Masyarakat Jabar Lawan Judol dan Pinjol

29 Oktober 2026
KDM Harapkan Dewan Pers Kembalikan Pers Sebagai Lembaga Bergengsi

KDM Bakal Jamin Pendidikan 1.000 Anak Jabar Kuliah di ITB

29 Oktober 2026

Berita Terpopuler

  • Yuk, Pantau Lalu Lintas Secara Real Time via PANON Kuningan!

    Yuk, Pantau Lalu Lintas Secara Real Time via PANON Kuningan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bank Mandiri Taspen dan ITB Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Ekosistem Pendidikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumur Tujuh Cikajayaan Pasawahan Situs Mata Air Bersejarah di Kuningan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengintip Proyek Wisata Jabar Land Park Susukanlebak Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Isu Geothermal di Kuningan, Bupati Sambangi Kementerian ESDM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Izin Usaha Kawasan Wisata Arunika Kuningan Minta Diperbaiki

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasar Nikel Global Diproyeksi Tumbuh 21,39% hingga 2031, Hilirisasi Didorong Garap Produk Akhir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • FEB UI Kembangkan DBHCHT Untuk KTR di Kabupaten Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Redaksi | Tentang Kami | Pedoman Media Siber

Partner

© 2026 ciayumajakuning.id - PT. Sonde Mitra Utama
No Result
View All Result
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm

© 2020 ciayumajakuning.id