CIAYUMAJAKUNING.ID – Meluapnya Sungai Cilutung di Kabupaten Majalengka mengakibatkan terendamnya ratusan rumah warga dan sejumlah fasilitas umum di Kecamatan Cikijing dan Bupati Majalengka Eman Suherman berkesempatan meninjau lokasi.
Bupati Eman mengatakan pihaknya bergerak cepat guna memastikan pemenuhan kebutuhan mendesak warga di lokasi terdampak banjir.
“Kami hadir langsung untuk melihat kondisi warga. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dan penanganan banjir kami utamakan,” katanya, Kamis (08/01).
Penanganan di lakukan mulai dari respons darurat hingga langkah lanjutan supaya kejadian serupa tidak terulang.
Eman menegaskan seluruh perangkat daerah terkait di minta segera melakukan pendataan kerusakan secara menyeluruh sebagai dasar penanganan berikutnya.
Dalam peninjauan, pemda telah menyalurkan bantuan berupa sembako, alat kebersihan dan tikar kepada warga terdampak.
Banjir di Desa Kasturi, Kecamatan Cikijing, Rabu (07/01), di picu jebolnya saluran Sungai Cilutung yang mengakibatkan air meluap.
Kades Kasturi Yadi Supriadi, mengatakan pihaknya bersama BPBD dan unsur terkait terus melakukan pendataan dan penanganan darurat di lokasi terdampak.
“Kami tetap siaga dan terus berkoordinasi, terutama menghadapi potensi hujan susulan,” katanya.
Data sementara mencatat sebanyak 269 rumah warga di Blok Situngsari dan Mekarsari terdampak banjir.
Menurut Bupati Eman banjir juga merendam sekitar 50 hektare lahan persawahan dan 30 kolam ikan milik warga.
Ia menilai salah satu faktor penyebab banjir adalah penyempitan alur Sungai Cilutung.
Pemyempitan itu terjadi akibat keberadaan jembatan di sekitar lokasi yang memiliki tiang penyangga besar di tengah sungai.
Kondisi itu di perparah oleh tumpukan sampah yang menyumbat aliran air sehingga mempercepat terjadinya luapan saat hujan deras.
Pemkab Majalengka mengaku telah berkoordinasi dengan BBWS Cimancis guna mendorong survei teknis dan penentuan langkah perbaikan.
Eman tak ingin persoalan banjir akibat luapan Sungai Cilutung terus berulang tanpa solusi konkret.
“Banjir ini tidak boleh menjadi peristiwa tahunan. Kita akan duduk bersama dengan semua pihak terkait tanpa saling melempar kewenangan,” ujarnya.
Pihaknya mengimbau supaya masyarakat Cikijing untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan.
“Segera laporkan kondisi darurat kepada aparat setempat agar dapat di tangani secara cepat dan terpadu,” ucapnya. ***


