spot_img
Selasa, Februari 24, 2026
More

    Siswa Sekolah Rakyat di Kuningan Jalan-jalan ke Kantor Pemkab

    CIAYUMAJAKUNING.IDBupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar memperkenalkan lingkungan kantor pemerintahan kepada puluhan siswa sekolah rakyat guna memberikan pengalaman langsung dunia pemerintahan.

    Melalui pendekatan yang edukatif dan inspiratif, mereka berkeliling dengan di awali kunjungan ke kantor bupati.

    Bupati Kuningan mengenalkannya dengan di dampingi oleh Wabup Tuti Andriani dan Sekda Uu Kusmana usai apel pagi, Senin (09/02).

    Kegiatan ini juga bertujuan mendorong tumbuhnya rasa percaya diri dan semangat belajar anak-anak.

    Dian memperkenalkan fungsi kepala daerah dan memotivasi para siswa untuk berani bermimpi besar.

    “Kalau ingin menjadi pemimpin, kalian harus belajar dengan tekun dan percaya pada kemampuan diri,” ujarnya.

    Dialog interaktif pun berlangsung hangat saat Bupati menanyakan pengalaman anak-anak selama belajar di sekolah rakyat.

    “Saya senang sekolah di sini, Pak. Banyak teman dan fasilitasnya bagus,” ujar Sarah, salah satu siswi.

    Menurut bupati, perkembangan anak-anak saat ini lebih segar dan percaya diri.

    “Lingkungan belajar yang baik sangat membantu tumbuh kembang kalian, terus kejar cita-cita,” pesannya.

    Rombongan lalu berlanjut ke ruang wakil bupati dan Wabup Tuti berbagi motivasi serta menanamkan rasa syukur kepada para siswa.

    “Jangan pernah merasa minder karena kalian punya peluang yang sama untuk menjadi orang hebat,” tuturnya.

    Tuti mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan komunikasi selama menjalani pendidikan.

    “Kalau ada yang sakit atau membutuhkan sesuatu, sampaikan. Kami ingin kalian belajar dengan nyaman,” ujarnya.

    Kunjungan di akhiri di ruang Sekretaris Daerah dan Sekda Uu menjelaskan secara sederhana struktur pemda kepada anak-anak.

    “Sekda adalah pimpinan tertinggi ASN, siapa pun bisa berada di posisi ini jika menempuh pendidikan dengan baik dan disiplin,” jelasnya.

    Uu menjelaskan jika kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membuka wawasan sekaligus memotivasi generasi muda.

    “Kami ingin anak-anak melihat langsung bahwa dunia pemerintahan terbuka bagi siapa saja yang mau belajar,” tuturnya. ***

    Berita Lainnya

    spot_img

    Related Stories