CIAYUMAJAKUNING.ID – Pemkab Kuningan bersama Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) melakukan penertiban kabel semrawut dan membahayakan keselamatan, Rabu (11/02).
Langkah ini sekaligus guna menciptakan penataan wajah kota supaya lebih rapi, aman dan modern.
Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar mengatakan penertiban di lakukan usai tindak lanjut keluhan masyarakat terhadap kabel yang berseliweran.
Sebagai tindak lanjut rapat sebelumnya, ia lalu bertemu Apjatel untuk merespons aspirasi masyarakat.
“Banyak kabel optik yang semrawut di jalan protokol, ini mengganggu estetika sekaligus keamanan,” ujar Bupati.
Tahap awal penataan di lakukan melalui proses pengelompokan dan perapihan kabel tanpa pemotongan.
Pemkab Kuningan juga menyiapkan terobosan berupa pembangunan jaringan kabel bawah tanah (ducting).
“Insyaallah setelah Lebaran kita mulai ducting,” katanya.
Proyek ducting di rencanakan di sejumlah koridor utama sebagai percontohan.
Mulai dari Bundaran Cijoho menuju pertigaan Cigadung, Gedung DPRD, Cirendang hingga kawasan KIC.
Jika berjalan baik, program akan di perluas ke wilayah lain termasuk kawasan wisata.
Bupati juga menyoroti masih adanya pemasangan tiang dan kabel oleh operator tanpa izin sebanyak 11 operator telekomunikasi.
Sementara itu, Ketua Apjatel Jabar Yudi Arinto Arifin menjelaskan akan di lakukan MoU dengan pemda.
“Karena mendekati Lebaran dan ada potensi gangguan lalu lintas, pelaksanaan ducting menunggu arahan pemerintah daerah,” katanya.
Yudi menegaskan ducting tidak menggunakan dana APBD.
Seluruh pembiayaan d ilakukan secara gotong royong oleh para operator telekomunikasi.
“Sudah ada contoh sukses di Bandung dan Subang dan sekarang kami hadir di Kuningan,” jelasnya. ***



