spot_img
Minggu, Mei 17, 2026
More

    Mahasiswa FEB UGJ Siap Tempuh Pengalaman Kerja Internasional Selama Setahun di Taiwan

    CIAYUMAJAKUNING.ID – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Swadaya Gunung Jati kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan berdaya saing global. Melalui program Send Off Ceremony International Internship Program to Taiwan yang digelar Selasa, 13 Mei 2026, FEB UGJ secara resmi melepas 10 mahasiswa terbaik untuk mengikuti program magang internasional di Taiwan.

    Para mahasiswa tersebut akan menjalani program internship di berbagai sektor industri selama kurang lebih satu tahun. Program ini menjadi bagian dari upaya kampus dalam memperkuat kompetensi global mahasiswa, membangun profesionalisme, sekaligus mempersiapkan lulusan menghadapi persaingan dunia kerja internasional.

    Program bertajuk “FEB UGJ Goes to Taiwan” menjadi kelanjutan langkah internasionalisasi yang terus dikembangkan FEB UGJ. Sebelumnya, fakultas ini juga sukses mengirim mahasiswa dalam program magang internasional ke Jepang. Kehadiran program tersebut tidak hanya memberi pengalaman kerja profesional, tetapi juga membuka wawasan mahasiswa terhadap budaya kerja internasional, komunikasi lintas budaya, kedisiplinan, hingga kemampuan beradaptasi di lingkungan baru.

    Dekan FEB UGJ, Acep Komara, menyampaikan rasa bangga dan syukur atas keberlangsungan program tersebut. Menurutnya, pengalaman internasional menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk menghadapi tantangan global yang semakin kompetitif.

    “Mahasiswa FEB UGJ harus mampu tampil unggul, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga memiliki pengalaman internasional, mentalitas profesional, dan kemampuan adaptasi yang kuat dalam menghadapi dunia kerja global,” ujarnya.

    Ia menegaskan bahwa program magang internasional bukan sekadar berbicara mengenai penghasilan atau kompensasi finansial. Lebih dari itu, mahasiswa akan memperoleh pengalaman hidup, relasi internasional, serta pembelajaran berharga yang akan membentuk karakter dan masa depan mereka.

    Dalam arahannya, Acep juga mengingatkan para peserta agar menjaga nama baik institusi dan Indonesia selama berada di Taiwan. Ia menekankan pentingnya disiplin, kepatuhan terhadap aturan, serta penghormatan terhadap budaya dan etika kerja setempat.

    “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Ketika berada di negara lain, mahasiswa harus mampu menghormati aturan dan budaya yang berlaku,” pesannya.

    Selain itu, mahasiswa juga diminta menjalani internship dengan penuh keseriusan dan profesionalisme. Program ini, kata dia, bukan perjalanan wisata, melainkan kesempatan untuk belajar, berkembang, dan membuktikan kemampuan diri di lingkungan internasional.

    Sementara itu, Wakil Rektor IV UGJ Bidang Humas, Kerja Sama, Promosi, dan Urusan Internasional, Cita Dwi Rosita, menjelaskan bahwa program magang internasional menjadi bagian dari strategi universitas dalam meningkatkan mutu pendidikan dan memperluas jejaring global.

    Menurutnya, keberhasilan program internasional tidak hanya diukur dari keberangkatan mahasiswa ke luar negeri, tetapi juga dari kualitas proses pendampingan, capaian pembelajaran, hingga dokumentasi akademik yang terukur.

    “Program ini harus memiliki dokumentasi akademik yang berkualitas sebagai bentuk pertanggungjawaban sekaligus bukti nyata kontribusi internasionalisasi terhadap peningkatan mutu institusi,” ungkapnya.

    Ia juga mengungkapkan bahwa seluruh mahasiswa peserta telah menjalani proses persiapan selama kurang lebih lima bulan. Tahapan tersebut meliputi seleksi, pembekalan budaya, pelatihan bahasa asing, hingga penguatan mental agar siap menghadapi tantangan kerja di luar negeri.

    Di tengah padatnya aktivitas perkuliahan, para mahasiswa tetap menunjukkan komitmen tinggi demi meraih kesempatan langka tersebut. Karena itu, Cita mengingatkan agar para peserta memanfaatkan peluang ini dengan penuh rasa syukur dan tanggung jawab.

    “Tidak semua mahasiswa memiliki kesempatan ini. Karena itu, manfaatkan dengan sebaik-baiknya dan buktikan bahwa mahasiswa UGJ mampu bersaing, beradaptasi, dan dipercaya di lingkungan internasional,” tegasnya.

    Dengan penuh doa dan harapan, Universitas Swadaya Gunung Jati resmi melepas 10 mahasiswa FEB UGJ menuju Taiwan. Program “FEB UGJ Goes to Taiwan” bukan hanya menjadi simbol keberangkatan mahasiswa ke luar negeri, tetapi juga menjadi langkah nyata UGJ dalam melahirkan generasi muda yang siap bersaing di tingkat global serta membawa nama baik Indonesia di mata dunia.

    Berita Lainnya

    spot_img

    Related Stories