CIAYUMAJAKUNING.ID – Diskominfo Kabupaten Cirebon menggelar pembinaan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) di Ponpes Daqu, Tegalgubug, Kecamatan Arjawinangun, Rabu (03/06).
Kegiatan yang berkerja sama dengan Relawan TIK itu mengangkat tema “Epistemologi Kebenaran di Era AI: Peran Santri dalam Verifikasi Informasi”.
Agenda tersebut bertujuan memperkuat literasi digital sekaligus meningkatkan kemampuan santri.
Terutama dalam menyaring dan memverifikasi informasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Pembinaan KIM ini menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang cakap digital, kritis dan berkontribusi menciptakan ruang digital yang sehat dan bertanggung jawab.
Ditemui di tempat berbeda pada Senin (8/6/2026),
Kadiskominfo Kabupaten Cirebon Bambang Sudaryanto menegaskan pentingnya kemampuan verifikasi informasi di era digital saat ini.
“Kami berharap para santri dapat menjadi teladan dalam menyebarkan informasi yang benar dan bertanggung jawab,” ujarnya, Senin (08/06).
Bambang menilai santri memiliki posisi strategis dalam membangun budaya informasi yang sehat.
Sementara itu, narasumber dari Relawan TIK Aries Saefullah menjelaskan kemampuan memverifikasi informasi kini menjadi keterampilan dasar yang harus di miliki tiap individu.
“Saya berharap para santri mampu menjadi agen penyebar informasi yang benar, bijak dan bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Pengasuh Ponpes Daqu Tegalgubug Rivqil Asyiq menilai pembinaan KIM menjadi langkah penting dalam membekali santri.
Terutama dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi dan arus informasi digital yang semakin cepat.
“Semoga para santri juga memiliki kemampuan untuk memverifikasi informasi dan menyebarkan nilai-nilai kebenaran di tengah perkembangan era digital,” ujarnya. ***



