https://ciayumajakuning.id
No Result
View All Result
Senin, 20 Juli 2026
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm
Informasi Seputar Cirebon Raya
No Result
View All Result
Home Umum

Batalyon C Pelopor Polda Jabar Gerak Cepat Evakuasi Warga Korban Banjir Desa Bojong

by Andika
6 Februari 2020
in Umum
Batalyon C Pelopor Polda Jabar Gerak Cepat Evakuasi Warga Korban Banjir Desa Bojong

Beberapa anggota brimob batalyon C pelopor polda Jabar sedang mengevakuasi dua anak-anak yang terjebak banjir

CIREBON, – Batalyon C Pelopor Polda Jabar melakukan evakuasi terhadap masyarakat Desa Bojong Kulon Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon yang saat ini tengah digenangi banjir hingga membuat sejumlah warga terjebak karena melihat tingginya air banjir.

“Pada proses evakuasi sekarang kita menerjunkan sebanyak 27 personel,” ungkap Danton Aipda Dayat Sudrajat yang memimpin proses evakuasi di lokasi banjir, Kamis (6/2/2020).

BacaJuga

Bupati Indramayu Jenguk Korban Lakalantas di Jalur Pantura Lohbener 

Hak Penyandang Disabilitas Diminta Tersedia di Ruang Publik di Kota Cirebon

Sekda Herman: 424 Pejabat Pemprov Jabar Turun Langsung ke Sekolah pada MPLS

Bacakan Amanat KDM, Dedi Supandi Tekankan MPLS Bukan Sekadar Hari Pertama Sekolah

Dikatakannya, saat mendengar kabar informasi adanya banjir yang menimpa Desa Bojong Kulon Kecamatan Susukan itu. Pihaknya langsung terjun ke lokasi untuk dapat membantu masyarakat terutama mengevakuasi sejumlah Manula dan balita yang terjebak dikarenakan kedalaman banjir yang cukup tinggi.

“Setibanya Tim SAR Batalyon C Pelopor di lanjutkan patroli mengecek lokasi Banjir, tepatnya di Desa Bojong Kulon Blok Ranca Mulya RT 29 RW 04 Kecamatan Susukan terdapat beberapa manula dan balita yang harus segera kami evakuasi,” jelasnya.

Ia pun menjelaskan bila penyebab banjir disebabkan oleh luapan sungai Wanganayam yang tidak dapat menampung debit air yang sangat besar.

“Hujan yang terus menerus mengguyur Desa Bojong Kulon pada hari Rabu 05 Februari 2020, dari mulai pukul 15.00 Wib, kemudian air mulai naik pada pukul 17.00 Wib, untuk Tinggi Muka Air ( TMA ) 60 hingga 150 cm, Sebanyak 545 Rumah Terendam,” ujarnya.

Jumlah rumah yang terendam banjir pun tak sedikit, tercatat sebanyak 760 kepala keluarga atau 2280 Jiwa menjadi korban banjir. Sat ini diungkapkannya, warga telah diungsikan di beberapa lokasi diantaranya Masjid Baitul Muslimin sebanyak 97 Jiwa, dikediaman salah satu warga yakni rumah Ibu Nunung sebanyak 57 Jiwa, rumah H.Suparno sebanyak 47 Jiwa, Ponpes Al Fatah sebanyak 73 Jiwa, dirumah salah satu warga atas nama Masudi sebanyak 46 Jiwa dan Musholla Al Munawaroh Kulon sebanyak 32 Jiwa.

Tags: BanjirBrimobCirebon

Related Posts

Bupati Indramayu Jenguk Korban Lakalantas di Jalur Pantura Lohbener 

Bupati Indramayu Jenguk Korban Lakalantas di Jalur Pantura Lohbener 

20 Juli 2026
Hak Penyandang Disabilitas Diminta Tersedia di Ruang Publik di Kota Cirebon

Hak Penyandang Disabilitas Diminta Tersedia di Ruang Publik di Kota Cirebon

18 Juli 2026

Sekda Herman: 424 Pejabat Pemprov Jabar Turun Langsung ke Sekolah pada MPLS

15 Juli 2026

Bacakan Amanat KDM, Dedi Supandi Tekankan MPLS Bukan Sekadar Hari Pertama Sekolah

15 Juli 2026

DPRD Jawa Barat Setujui Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2025 Menjadi Perda

14 Juli 2026
Sekolah Rakyat di Sumber Cirebon Bakal Dibangun Akhir Bulan Ini

Perpustakaan Gasibu akan Bertransformasi Menjadi Perpustakaan Digital

13 Juli 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Redaksi | Tentang Kami | Pedoman Media Siber

Partner

© 2026 ciayumajakuning.id - PT. Sonde Mitra Utama
No Result
View All Result
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm

© 2020 ciayumajakuning.id