https://ciayumajakuning.id
No Result
View All Result
Senin, 21 September 2026
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm
Informasi Seputar Cirebon Raya
No Result
View All Result
Home Budaya

Makna Pelal Ageng Panjang Jimat Keraton Kanoman Cirebon

by Andika
29 Oktober 2020
in Budaya
Makna Pelal Ageng Panjang Jimat Keraton Kanoman Cirebon

CIREBON, CIAYUMAJAKUNING.ID – Menyambut Hari Maulid Nabi Muhammad SAW, secara rutin Keraton Kanoman Cirebon menggelar Malam Pelal Ageng Panjang Jimat bertempat dihalaman Keraton Kanoman, Kamis (29/10/2020) malam.

Malam Pelal Panjang Jimat merupakan acara inti yang bermaksud memperingati kelahiran Rasulullah SAW tepat pada malam 12 Rabiul Awal tahun Gajah (571M) di Kota Mekah.

BacaJuga

Hidupkan Nilai Budaya, Kuningan Gelar Festival Linggarjati 2026

Semarak Kemerdekaan Siliwangi 2026 Ditutup Meriah, Ribuan Warga Padati Stadion Siliwangi

Niat Disbudpar Lestarikan Gerabah Sitiwinangun Jamblang Cirebon

Disbudpar Gelar Seminar Kajian Koleksi Topeng Cirebon 2026

Juru Bicara Kesultanan Kanoman Cirebon, Ratu Raja Arimbi Nurtina, mengatakan, istilah Pelal Ageng berarti malam keutamaan yang besar yakni malam dimana Rasulullah lahir kedunia. Sementara istilah Panjang Jimat berasal dari kata Panjang yakni sebuah piring pusaka berbentuk bundar besar pemberian seorang Pertapa suci bernama Sanghyang Bango dari Gunung Siangkup.

“Sedangkan istilah Jimat yakni sebuah benda apapun yang mempunyai nilai sejarah
dan nilai pusaka yang harus dijaga. Istilah Jimat sendiri pada dasarnya adalah sebutan
untuk nasi yang dalam prosesnya ketika menjadi gabah dikupas satu-persatu setiap biji berasnya sambil melantunkan solawat kepada Nabi Muhammad Saw oleh rombongan Bapak Sindang kasih,” ungkap Arimbi saat ditemui setelah melaksanakan kegiatan Panjang Jimat.

Kemudian, sambung Arimbi, beras tersebut disucikan atau dipesusi di Sumur Bandung dengan diiringi lantunan solawat oleh rombongan ibu-ibu yang suci dalam kata lain menjaga wudhu dari hadas kecil dan hadas besar dan salah satunya adalah Perawan Sunti.

“Terus nantinya beras itu di cuci di Sumur Bandung dengan iringan solawat,” ujar Arimbi.

Masih kata Arimbi, nasi yang proses memasaknya diiringi solawat inilah yang disebut nasi jimat. Jimat yang dimaksud adalah solawat yang dipanjatkan kepada Rasulullah Saw, karena solawat inilah yang menjadi sebab syafa’at umat manusia ketika
tiba hari pembalasan.

“Dengan kata lain, panjang Jimat adalah iring-iringan nasi jimat yang diletakan di atas piring panjang sehingga malam pelalageng itu disebut malam Panjang Jimat, malam yang bersejarah dalam sejarah manusia dan alam semesta,” ucap Arimbi.

Sehingga dalam semua rangkaian acara ritual dan tradisi yang ada di Keraton Kanoman, malam panjang jimat (Maulid Nabi Muhammad SAW) ini merupakan acara ritual terbesar, karena Nabi Muhammad SAW menjadi sebab adanya dunia dan alam semesta, sementara kelahiran Nabi Muhammad SAW menjadi sebab terangnya cahaya Islam bagi alam semesta.

“Pada peringatan Panjang Jimat (muludan) kali ini, Keraton Kanoman melaksanakanya secara sederhana dan khidmat. Hal ini dikarenakan mewabahnya Covid -19 yang saat ini melanda hampir diseluruh belahan dunia termasuk di Indonesia, sesuai dengan himbauan dari pemerintah Kota Cirebon dan pihak kepolisian,” ujar Arimbi.

Dalam pelaksanaan peringatan Pajang Jimat (muludan) tahun ini, Keraton Kanoman
meniadakan pasar malam muludan, termasuk didalamnya meniadakan pedagang dan menghimbau agar masyarakat tidak perlu hadir diacara ini.

“Upaya lainya yang kita tempuh adalah dengan meniadakan undangan muludan, sehingga upaya ini mengurangi jumlah tamu undangan yang biasa hadir dalam acara ini. Selain itu, himbauan kepada para pelaku yang terlibat dalam acara muludan dan setiap masyarakat yang hadir agar menjaga protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak juga kita sampaikan, sehingga dengan adanya upaya ini, kami berharap bisa memutus dan mencegah penularan Covid-19 dan tetap bisa melaksanakan tradisi Panjang Jimat (muludan) sebagai Pakem Leluhur yang tidak bisa ditinggalkan,” tutur Arimbi.

Tags: CirebonKeraton KanomanMaulid Nabi MuhammadPanjang JimatPelal

Related Posts

Hidupkan Nilai Budaya, Kuningan Gelar Festival Linggarjati 2026

Hidupkan Nilai Budaya, Kuningan Gelar Festival Linggarjati 2026

5 September 2026
Semarak Kemerdekaan Siliwangi 2026 Ditutup Meriah, Ribuan Warga Padati Stadion Siliwangi

Semarak Kemerdekaan Siliwangi 2026 Ditutup Meriah, Ribuan Warga Padati Stadion Siliwangi

23 Agustus 2026
Promosi Digital Dekranasda Kuningan Terbaik di Ajang PKJB 2026

Niat Disbudpar Lestarikan Gerabah Sitiwinangun Jamblang Cirebon

2 Juli 2026
Bangun KDKMP, Stranas PK Pantau Alih Fungsi Lahan Indramayu

Disbudpar Gelar Seminar Kajian Koleksi Topeng Cirebon 2026

28 Juni 2026
Porsenitas XIII Kota Cirebon, Kontingen Kuningan Kirim 140 Atlet

Keren! 15 Karya Budaya Kabupaten Cirebon Jadi WBTb Jabar

26 Juni 2026
Porsenitas XIII Kota Cirebon, Kontingen Kuningan Kirim 140 Atlet

Perkuat Kolaborasi via Festival Kepatihan 2026 Kota Cirebon

26 Juni 2026

Berita Terpopuler

  • GGM Majalengka Meriah Bersama Karnaval SCTV, 12-13 September Pekan Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengintip Proyek Wisata Jabar Land Park Susukanlebak Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palagan Festival: Cara Unik Desa Alamanis Cirebon Menjaga Eksistensi Tari Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bisnis Sewa Motor Masa Depan: Terhubung lewat 1 pintu, YourBestie

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Siapkan Generasi Pemimpin Bisnis Berkelanjutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Kuliah S1 Hemat ke Luar Negeri Ya Program 3+1!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tembus 523 Ribu Kendaraan Melintas di Gerbang Tol Cikampek Utama, Mobilitas ke Timur Trans Jawa Melonjak Signifikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cuan Lovers Community Gandeng Syailendra Capital Perkuat Literasi Investor Ritel melalui Forum “360° Market View: What to Watch & Where to Play in 2026”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Redaksi | Tentang Kami | Pedoman Media Siber

Partner

© 2026 ciayumajakuning.id - PT. Sonde Mitra Utama
No Result
View All Result
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm

© 2020 ciayumajakuning.id