Umum
Hasil Survei Tak Memuaskan, Akademisi : Kejaksaan Sekarang Berani

CIAYUMAJAKUNING.ID – Akademisi Dan Pemerhati Publik Abdusy Syakur Amin mengatakan penilaian lembaga Survei yang menunjukkan kinerja Kejaksaan tidak memuaskan berbanding terbalik dengan fakta yang ada.
“Saya melihatnya begini. Banyak Kasus kasus yang tidak tersentuh oleh APH sebelumnya ditangan Kejaksaan saat ini berani disentuh. Dan ada tersangkanya,” jelas Syakur saat diminta tanggapan kinerja Kejaksaan selama dua tahun terakhir, Jum’at (20/8/2021) melalui saluran telepon.
Syakur mengatakan kondisi ini adalah sebuah potret bahwa kejaksaan saat ini berani dan tegas dalam mengambil keputusan dalam menjalankan tugas.
“Itu kasus monumental yang besar yang merugikan negara bisa diungkap. ASABRI, Jiwasraya Sebelumnya tidak itu kenapa,” jelas Syakur.
Syakur menyebut Kejaksaan adalah lembaga negara bekerja yang terikat pada Undang-Undang yang seringkali dalam pelaksanaannya yang sembunyi-bunyi. Setiap langkah hukum dilakukan dengan dengan cukup hati-hati agar tidak melanggar hak dan menjunjung keadilan untuk setiap masyarakat. Konsekuensinya adalah tidak semua harus di ekspos kepada masyarakat.
“Hal inilah yang seringkali menjadi perdebatan diantara pihak yang merasa ingin tahu perkembangan sebuah kasus,” jelas Syakur yang juga Rektor Universitas Garut ini.
“Sebelum ada putusan ingkrah, kasus tidak boleh diekspos. padahal ini ranah Kejagung, sedangkan setelah ingkrah itu wilayah Institusi lain dalam hal ini MA (Mahkamah Agung),” jelasnya lagi.
Sehingga dengan kondisi seperti itu cukup sulit bagi Kejagung untuk mengekspos keberhasilan selaku suatu institusi, karena tidak bisa lepas dari kinerja lembaga lain.
“Padahal fakta membuktikan banyak sekalu kasus bahkan beberapa mega kasus yang berhasil ditangani dengan baik,” imbuh Syakur.
Karena itulah Syakur menilai pandangan lembaga survey atau kelompok yang menyebutkan bahwa kinerja Kejaksaan Agung tak memuaskan lebih kepada perbedaan pandangan kelompok tersebut.
Ia berharap masyarakat cerdas dalam menilai setiap narasi atau berita yang berkembang.
“Saya rasa inilah pentingnya kita bersama-sama, masyarakat belajar literasi digital agar kita tidak salah dalam menerima informasi,” sebut dia.
- Teknologi2 tahun ago
SamFW Tool 4.0 Tool Gratis FRP Samsung Cukup Satu Klik
- Lirik Lagu2 tahun ago
Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia
- legal2 tahun ago
Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya
- Kuliner5 tahun ago
Menyesap Kopi Lunaira Usung Konsep Bayar Seikhlasnya
- Teknologi2 tahun ago
Download TFT Unlock 2023 V3.1.1.1 Update ByPass FRP Tool dan Unlock iPhone dan iPad
- Umum3 bulan ago
Istimewa, Bupati Terpilih Kuningan Dian Rachmat Yanuar Rayakan HUT ke-57
- Umum4 bulan ago
BBGP Jabar Gelar Program Kareta Sobat di Gedung Linggarjati Kuningan
- Budaya4 bulan ago
Tradisi Memitu Indramayu Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia