Connect with us

Umum

Remaja Terseret Arus Ombak di Patrol Indramayu Ditemukan Tak Bernyawa

Published

on

CIAYUMAJAKUNING.ID – Proses pencarian yang dilakukan Tim SAR gabungan terhadap seorang remaja yang terseret arus ombak pantai di Desa Mekarsari, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu akhirnya membuahkan hasil.

Namun sayang, Remaja atas nama Muhammad Rizki (12 tahun) yang pada Ahad (21/08) silam terseret arus saat bermain dengan teman-temannya di pantai ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Jumat dini hari.

Menurut Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung Supriono, jenazah korban ditemukan Jumat (26/08) pukul 01.45 WIB oleh petugas keamanan PT PJB UBJOM PLTU Indramayu di sekitar lokasi perusahaan.

Menurutnya, petugas SAR menerima laporan mengenai penemuan jenazah korban sekitar pukul 02.00 WIB dan langsung menuju ke lokasi penemuan jenazah.

“Jenazah ditemukan sekitar dua kilometer dari lokasi kejadian. Tim SAR kemudian segera menuju lokasi penemuan jenazah untuk melakukan evakuasi,” kata Supriono dalam keterangan tertulisnya, Jumat (26/08).

Advertisement

Jenazah, kata dia, selesai dievakuasi sekitar pukul 02.30 WIB dan langsung dibawa ke RSUD Indramayu untuk keperluan identifikasi.

Evakuasi korban terseret arus ombak di Patrol, Indramayu. (Polres Indramayu)

Berdasarkan hasil identifikasi dan keterangan keluarga korban pada pukul 07.15 WIB, Tim INAFIS Polri menyatakan bahwa jenazah tersebut merupakan Muhammad Rizki.

Upaya pencarian diantaranya melibatkan Pos SAR Cirebon, kepolisian, TNI AL dan BPBD Kabupaten Indramayu.

Sebelumnya, pada hari kelima, proses pencarian yang dilakukan Tim SAR gabungan sempar mengalami kendala cuaca di mana setiap menjelang sore angin semakin kencang dan gelombang semakin tinggi.

“Hingga hari kelima, kami masih terus mencari walaupun terkendala cuaca dan kondisi di lapangan yang kian berubah saat siang menjelang sore hari,” katanya melalui pesan tertulis yang diterima, Kamis (25/08).

Bahkan, imbuh Supriono, kecepatan angin di lokasi kejadian diperkirakan mencapai 10 hingga 15 knot dan tinggi gelombang mulai dari 1,5 meter hingga 2 meter.

Advertisement

“Meskipun ada kendala kami Tim SAR gabungan masih melakukan penyisiran menggunakan LCR,” ujar dia. ***

Continue Reading

Yang Lagi Trend