Connect with us

Ekbis

Ridwan Kamil: Kembangkan Kawasan Rebana Door to Door, Bukan Politik Jaga Warung

Published

on

CIAYUMAJAKUNING.IDGubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menunjuk Bernardus Djonoputro sebagai Kepala Badan Pengelola (BP) Kawasan Metropolitan Rebana, Kamis (27/04) di Kota Bandung.

Ia berpesan guna mengimplementasikan Rebana sebagai kawasan investasi Jabar, Kepala BP Rebana harus menjemputnyay dengan menerapkan strategi ‘door to door’.

“Investasi itu ‘door to door marketing’ bukan politik jaga warung,” kata Ridwan Kamil di Bandung, Kamis (27/04).

Kawasan Rebana Metropolitan merupakan wilayah industri yang meliputi Kabupaten Sumedang, Majalengka, Cirebon, Subang, Indramayu, dan Kuningan, dan Kota Cirebon.

BP Rebana bertugas mengoordinasikan dan memfasilitasi pengembangan di wilayah 43 ribu hektare yang berpenduduk total sekitar 10 juta jiwa.

Advertisement

Terdapat total 81 proyek prioritas dengan nilai Rp234,59 triliun dengan pembiayaan yang di implementasikan hingga tahun 2030.

Saat ini, berbagai proyek di kawasan Rebana di percepat seperti pembangunan Tol Cisumdawu yang di targetkan selesai April 2023.

Bandara Kertajati, Majalengka yang mencakup lahan seluas 3,480 hektare juga akan melayani penerbangan haji 2023 yang terdiri dari logistic hub seluas 589 hektare, dan aerospace park seluas 224 hektare.

Serta business park seluas 668 hektare, creative technology center seluas 486 hektare, dan residensial seluas 261 hektare.

Kota Cirebon dan sekitarnya sudah ada fasilitas pendidikan tinggi terbaik kampus ITB baru, selain sedang di siapkan sistem pengelolaan sampah modern skala regional.

Advertisement

Selain itu, Metropolitan Rebana akan di kembangkan 13 kawasan yang di peruntukkan perindustrian seperti Cipali Indramayu, Kertajati, Jatiwangi, Cirebon, Krangkeng, Tukdana, Balongan, Losarang, dan Patrol.

Metropolitan Rebana di dukung infrastruktur Tol Cipali, Palikanci, rel Cikampek  – Cirebon, Pelabuhan Balongan, Cirebon, BIJB Kertajati, Terminal Indramayu, dan Cirebon.

Suplai energi di pasok di antaranya dari Setupatok, kilang minyak Balongan, geothermal Ciremai hingga PLTU di Indramayu.

Menurut Ridwan Kamil, pengembangan Kawasan Rebana sebagai upaya membangun ekonomi sekaligus membangun peradaban Jabar.

“Setiap kawasan industri harus menyediakan dormitory area sehingga pekerja tidak jauh dari tempat tinggal,” katanya.

Advertisement

Sehingga kesenjangan sosial, lanjut Ridwan Kamil, dapat di hindari.

Kawasan Metropolitan Rebana di proyeksikan mendongkrak perekonomian hingga 7,16 persen.

Serta membuka peluang 4,39 juta lapangan pekerjaan dan meningkatkan investasi hingga 7,77 persen. ***

Continue Reading

Yang Lagi Trend