https://ciayumajakuning.id
No Result
View All Result
Sabtu, 12 September 2026
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm
Informasi Seputar Cirebon Raya
No Result
View All Result
Home Umum

Di Prancis dan Indonesia, Danone Dianggap Selalu Bikin Masalah

by master
15 Juni 2023
in Umum
Ciayumajakuning.id

Tumpukan Sampah Disungai Cikenanga Kecamatan Plered Mengsumbat Aliran Sungai Dan Berpotensi Sebabkan Banjir

CIAYUMAJAKUNING.ID: Perusahaan air minum multinasional asal Prancis Danone terus dikecam seluruh dunia karena dinilai aktif mendukung rezim apartheid Israel yang hingga hari ini terus melakukan genosida terhadap penduduk sipil Palestina di Jalur Gaza.

Akibatnya, citra global Danone rusak. Tapi di Prancis sendiri citra Danone juga tak kalah buruknya karena dituding menjadi dalang utama perusak ekosistem lingkungan.

BacaJuga

Investigasi Inspektorat Belum Ungkap Titik Terang, KDM Bakal Turun Langsung ke Sumedang

KDM Imbau Bobotoh Tak Berangkat ke Jakarta

GGM Majalengka Meriah Bersama Karnaval SCTV, 12-13 September Pekan Ini

Imron Sambut Agus Chandra Sebagai Kajari Kabupaten Cirebon

Di Prancis, Danone saat ini dituding sebagai penyebab krisis air hingga mengguncang kawasan Auvergne, Prancis tengah. Masyarakat lokal marah karena gara-gara Danone, mereka terpaksa menghadapi pembatasan penggunaan air untuk kebutuhan usaha dan kebutuhan sehari-hari.

“Sejak grup Danone mengambil alih perusahaan air minum dalam kemasan (AMDK) Société des Eaux de Volvic pada 1993 lalu, penyedotan air tanah telah meningkat empat kali lipat,” kata Edouard de Féligonde, pemilik peternakan ikan setempat (Euronews, 15/6/2023).

“Bukan kekeringan biasa yang kami hadapi, tapi kekeringan yang berpengaruh hingga ke sumber daya untuk usaha ini,” katanya.

Selama ini, Edouard de Féligonde merasa bangga memiliki peternakan Ikan Saint-Genest l’Enfant, yang dibangun oleh leluhurnya pada abad ke-17 di jantung Auvergne. Namun, kebanggaannya itu kini berubah menjadi kepahitan.

“Peternakan ikan Saint-Genest l’Enfant adalah yang tertua di Eropa dan satu-satunya yang diakui sebagai monumen bersejarah. Namun, peternakan ikan ini sekarang benar-benar kering,” keluh Edouard de Féligonde, sambil memimpin jurnalis berkeliling di propertinya.

Menurutnya, aliran sungai ke peternakan ikan yang dulu mengalir lancar, kini nyaris mengering, dan kolam-kolam ikan kosong, kecuali beberapa yang diisi dengan air stagnan untuk mencegah erosi dasar kolam.

Dikatakannya, bisnisnya kian terpuruk sejak Danone dan anak perusahaannya, Société des Eaux de Volvic, yang sumber penyedotan mata airnya berdekatan dengan propertinya, telah menyebabkan susutnya air tanah.

Tak pelak, krisis air ini telah mendorong Edouard de Féligonde memulai perjuangan hukum melawan Danone dan otoritas publik yang mengeluarkan izin penyedotan air tanah di kawasan tersebut.

Sejauh ini, Danone membantah bahwa operasi bisnis AMDK mereka telah mengurangi debit air tanah di sana. Bantahan ini juga didukung oleh dinas terkait yang lucunya malah menduga ‘perubahan iklim’ sebagai penyebabnya.

Tentu saja, alasan ini dimentahkan penggiat lingkungan dan masyarakat setempat yang terkena imbas kekeringan dan dampaknya berupa aturan pembatasan air.

“Dengan adanya pembatasan penggunaan air, bisnis saya jelas berisiko merugi!,” kata pengusaha bir bernama Jeff.

Sama dengan pengusaha lainnya yang menggunakan jaringan mata air di kawasan tersebut, Jeff terpaksa harus memangkas penggunaan air sampai 25 persen. Pemangkasan itu mengancam bisnisnya, apalagi dia sudah mengurangi penggunaan air lebih dari sepertiga kebutuhannya lima tahun lalu karena alasan lingkungan.

“Saya mengetahui volume pemompaan air Danone tidak dikontrol… Mentalitas mereka adalah menguras air tanah,… untuk melayani konsumen mereka di belahan lain dunia!” kata Jeff marah.

François-Dominique de Larouzière, seorang ahli geologi dengan asosiasi perlindungan lingkungan PREVA, meragukan alasan bahwa penurunan debit air disebabkan oleh pemanasan global.

Hydrobiolog Christian Amblard, juga anggota PREVA, menekankan adanya konsekuensi ekologis yang mengkhawatirkan.

“Tidak berlebihan untuk mengatakan bahwa ini adalah awal dari berubahnya area ini menjadi gurun,” kata Amblard dengan nada prihatin.

Danone, yang di Indonesia menguasai pasar AMDK dengan merek Aqua, juga kerap bermasalah karena diprotes organisasi lingkungan dan warga lokal tempat perusahaan itu mengeksploitasi sumber mata air untuk bisnis AMDK-nya.

Berikut adalah beberapa contoh konflik eksploitasi sumber air tanah antara Danone-Aqua dengan warga lokal.

Pada 2011, Danone-Aqua yang telah beroperasi selama empat tahun, mendadak mengumumkan menghentikan seluruh kegiatan produksinya di Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Gara-gara terjadi aksi demo anarkis yang dilakukan ribuan orang pada Desember 2010.

Sejumlah organisasli lingkungan dan warga lokal menuding keberadaan pabrik AMDK Danone-Aqua berpotensi mengeringkan cadangan air bawah tanah yang juga digunakan oleh warga.

Di lokasi lain, di Desa Babakan Pari Kecamatan Cidahu, KabupatenSukabumi, Jawa Barat, penduduk yang tinggal di sekitar sumber air untuk AMDK milik pabrik Danone-Aqua, juga diberitakan kerap mengeluh kesulitan mendapatkan air bersih.

Saat kemarau, sebagian sumur milik penduduk mengalami kekeringan. Padahal menurut warga setempat, sebelumnya sumur dengan kedalaman 5-7 meter saja sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tapi sejak tahun 2000, sumur harus digali lebih dalam lagi, paling tidak hingga 17 meter untuk mendapatkan air.

Cerita pilu yang sama juga menimpa penduduk di Polanharjo, Kabupaten Klaten. Sejak Danone-Aqua beroperasi di wilayah kaya mata air tersebut pada 2002, warga lokal banyak yang mengeluhkan kekurangan air.

Semula, kata mereka, air selalu cukup untuk kebutuhan sehari-hari dan untuk irigasi. Tapi sejak kehadiran Danone-Aqua, untuk memenuhi kebutuhan irigasi saja, petani harus menyewa pompa air. Bahkan untuk kebutuhan sehari-hari, warga terpaksa harus membeli air dengan harga mahal.

Tags: Air MinumDanoneJalur GazaPerusahaan Multinasional

Related Posts

Investigasi Inspektorat Belum Ungkap Titik Terang, KDM Bakal Turun Langsung ke Sumedang

Investigasi Inspektorat Belum Ungkap Titik Terang, KDM Bakal Turun Langsung ke Sumedang

11 September 2026
KDM Sebut WFH di Pemprov Jabar Berjalan Efektif

KDM Imbau Bobotoh Tak Berangkat ke Jakarta

11 September 2026

GGM Majalengka Meriah Bersama Karnaval SCTV, 12-13 September Pekan Ini

11 September 2026
Imron Sambut Agus Chandra Sebagai Kajari Kabupaten Cirebon

Imron Sambut Agus Chandra Sebagai Kajari Kabupaten Cirebon

10 September 2026
BYD Perkuat Produksi Lokal dari Subang, Bawa Pilihan Mobil Listrik Lebih Dekat ke Warga Jabar

BYD Perkuat Produksi Lokal dari Subang, Bawa Pilihan Mobil Listrik Lebih Dekat ke Warga Jabar

10 September 2026
Aramichi Renggalih Nahkodai Lapas Kelas IIB Indramayu

Aramichi Renggalih Nahkodai Lapas Kelas IIB Indramayu

9 September 2026

Berita Terpopuler

  • anik arnika mabok ngeslot

    Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengintip Proyek Wisata Jabar Land Park Susukanlebak Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • GGM Majalengka Meriah Bersama Karnaval SCTV, 12-13 September Pekan Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palagan Festival: Cara Unik Desa Alamanis Cirebon Menjaga Eksistensi Tari Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bisnis Sewa Motor Masa Depan: Terhubung lewat 1 pintu, YourBestie

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Purnabakti, 246 ASN Pemkab Cirebon Diberi Pembekalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima Hotel Baru Berdiri, Umar Klau Wanti-wanti: Jangan Sampai Warga Cirebon Jadi Penonton

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Siapkan Generasi Pemimpin Bisnis Berkelanjutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Kuliah S1 Hemat ke Luar Negeri Ya Program 3+1!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Redaksi | Tentang Kami | Pedoman Media Siber

Partner

© 2026 ciayumajakuning.id - PT. Sonde Mitra Utama
No Result
View All Result
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm

© 2020 ciayumajakuning.id