CIAYUMAJAKUNING.ID – Sebanyak 655 mahasiswa baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memulai langkah awal perjalanan akademiknya melalui kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) periode 2026-2027.
Mengusung tema “Memimpin Transformasi Bisnis Masa Depan yang Berkelanjutan”, kegiatan ini bukan sekadar menjadi ruang pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru. Lebih dari itu, PBAK menjadi pintu awal dalam membentuk karakter generasi muda yang adaptif, inovatif, serta memiliki kepedulian terhadap persoalan sosial dan lingkungan.
Ratusan mahasiswa baru tersebut berasal dari lima program studi di lingkungan FEBI. Sebanyak 176 mahasiswa berasal dari Program Studi Perbankan Syariah, 199 mahasiswa Ekonomi Syariah, 160 mahasiswa Akuntansi Syariah, 80 mahasiswa Pariwisata Syariah, serta 40 mahasiswa Bioteknologi.
Melalui PBAK, para mahasiswa diperkenalkan dengan berbagai aspek kehidupan akademik dan kemahasiswaan. Mulai dari sejarah fakultas, visi dan misi kampus, budaya akademik dan nonakademik, hingga berbagai organisasi kemahasiswaan yang dapat menjadi wadah pengembangan potensi diri.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Dekan FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Didi Sukardi, M.H.
Dalam sambutannya, Didi menyampaikan pesan khusus kepada seluruh mahasiswa baru agar menjadikan masa perkuliahan sebagai ruang untuk bertumbuh dan mempersiapkan masa depan.
“Selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Jadikan masa perkuliahan sebagai kesempatan untuk belajar, berkembang, membangun karakter, dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu menghadapi perubahan,” ujarnya.
Mendorong Inovasi dan Jiwa Sociopreneurship
Tema yang diangkat dalam PBAK FEBI 2026 menjadi gambaran arah pengembangan mahasiswa di tengah perubahan dunia ekonomi dan bisnis yang semakin cepat.
FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mampu menjadi pemimpin transformasi di masa depan melalui inovasi, pengembangan bisnis halal, serta semangat kewirausahaan sosial atau sociopreneurship.
Mahasiswa diharapkan tidak hanya mempersiapkan diri untuk menjadi pencari kerja (job seeker), tetapi juga memiliki keberanian dan kemampuan untuk menjadi pencipta lapangan kerja (job creator).
Melalui berbagai mata kuliah yang berkaitan dengan kewirausahaan dan industri halal, mahasiswa didorong untuk melihat berbagai peluang usaha yang berkembang di masyarakat. Potensi tersebut dapat dikembangkan melalui produk halal, kewirausahaan berbasis sosial, hingga pemanfaatan teknologi dan platform digital.
Semangat kewirausahaan yang mulai diperkenalkan sejak masa PBAK diharapkan mampu menumbuhkan kemandirian finansial mahasiswa sekaligus melahirkan gagasan-gagasan bisnis yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Konsep bisnis yang dibangun tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memperhatikan dampak sosial serta keberlanjutan lingkungan.
Dengan demikian, mahasiswa FEBI diharapkan mampu menjadi bagian dari perubahan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Organisasi sebagai Ruang Mengasah Potensi
Selain penguatan akademik, kehidupan organisasi menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter mahasiswa.
FEBI menyediakan berbagai wadah pengembangan soft skill melalui organisasi mahasiswa (Ormawa), mulai dari Senat Mahasiswa (SEMA), Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA), Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), hingga berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).
Melalui organisasi tersebut, mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan di luar ruang kelas.
Kemampuan seperti kepemimpinan, public speaking, analisis kebijakan publik, komunikasi, manajemen organisasi, hingga kerja sama tim menjadi bekal penting yang dapat diasah selama menjalani kehidupan kampus.
Pengalaman berorganisasi juga diharapkan mampu membentuk mahasiswa yang lebih kritis, percaya diri, serta memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan berbagai dinamika.
Dengan fondasi akademik yang kuat, pemahaman mengenai bisnis dan ekonomi halal, serta nilai-nilai etika Islam, mahasiswa baru FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi yang siap menghadapi tantangan zaman.
Mereka diproyeksikan untuk mengambil berbagai peran strategis di masa depan, mulai dari teknokrat, analis keuangan, auditor halal, akademisi, hingga wirausahawan muda.
PBAK pun menjadi langkah awal dari perjalanan panjang ratusan mahasiswa baru untuk tidak sekadar mengejar gelar akademik, tetapi juga membangun kapasitas diri sebagai generasi yang mampu menciptakan perubahan.
Dengan semangat transformasi, inovasi, dan keberlanjutan, 655 mahasiswa baru FEBI kini memulai babak baru perjalanan mereka di dunia perguruan tinggi mempersiapkan diri menjadi generasi yang tak hanya siap menghadapi masa depan, tetapi juga mampu ikut membentuknya.









