Connect with us

Teknologi

Manfaatkan Sampah Jadi RDF, DLH Indramayu Jajaki Kerja Sama dengan IT PLN

Published

on

CIAYUMAJAKUNING.ID – Guna mengatasi persoalan sampah, Pemkab Indramayu menjajaki kerja sama dengan tinggi Institut Teknologi PLN (IT PLN) dalam optimalisasi pemanfaatan sampah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) yang dapat di gunakan sebagai covering PLTU.

Hal ini sejalan dengan kebijakan Waste to Energy yang tidak hanya mengurangi timbunan sampah, namun juga bisa meningkatkan ekonomi masyarakat.

“IT PLN ingin berkontribusi dengan bekerja sama di pengelolaan sampah,” ungkap Kabid Pengelolaan Sampah DLH Indramayu Suherman Rustandi, Selasa (03/10)

Hal itu ia sampaikan usai mengikuti rapat pembahasan draft perjanjian kerja sama antara Pemkab dengan IT PLN di Ruang Rapat Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat.

Sementara itu, Analis Penyuluhan dan Layanan Informasi DLH Indramayu Kusnadi mengatakan kerja sama tidak hanya dari sisi penyediaan sarana prasarana.

Advertisement

Melainkan pula kerjasama dalam menyelenggarakan pelatihan bagi kelompok swadaya masyarakat yang di libatkan dalam produksi RDF.

Rencananya pilot project energi terbarukan itu akan di laksanakan di Pusat Daur Ulang (PDU) di Desa Sumbermulya Kecamatan Haurgeulis.

Dengan hadirnya RDF Plant dengan kapasitas 20 ton sampah per hari menambah daftar fasilitas produksi RDF di Indramayu.

Sebelumnya, Pemkab Indramayu berencana akan menbangun TPST melalui APBN Kementerian PUPR dengan kapasitas sampah 300 ton per hari.

“Nah, yang di PDU dengan IT PLN rencana kita 20 ton per hari dengan skala yang lebih kecil,” ujar Kusnadi.

Advertisement

Ia berharap pemanfaatan sampah menjadi RDF dapat meningkatkan ekonomi masyarakat karena hasil produk RDF bisa di jual kepada offtaker seperti PLTU.

Sedangkan dari sisi lingkungan, program pemanfaatan sampah menjadi energi terbarukan tersebut dapat mengurangi emisi. ***

Continue Reading

Yang Lagi Trend